UNGKAPAN PERASAAN LOUANE DALAM ALBUM “SENTIMENTS HEUREUX (NAN J’DECONNE)” MELALUI PENGGUNAAN MAJAS HIPERBOLA 

Penulis

  • Rahma Maullya Lathifah Univesitas Padjadjaran
  • Prima Agustina Mariamurti Program Studi Sastra Perancis, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Kata Kunci:

majas hiperbola, lagu, Louane, perasaan

Abstrak

Lagu adalah kumpulan kata yang dirangkai dinyanyikan dengan iringan musik, sedangkan lirik adalah kata-kata dalam lagu yang mengekspresikan apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan penulis. Dipadukan dengan melodi dan notasi musik, lirik membantu menyampaikan pesan penulis. Untuk memperkuat emosi, penulis lagu sering menggunakan majas, seperti perbandingan atau penggambaran berlebihan. Louane, penyanyi dan penulis lagu asal Prancis yang dikenal di Spotify, sering memakai majas hiperbola dalam karyanya. Albumnya yang berjudul “Sentiments Heureux (Nan, j’déconne)”—“Perasaan Bahagia (Tidak, aku bercanda)”—memuat enam belas lagu yang banyak menggunakan hiperbola, termasuk bentuk seperti simile, metafora, adynaton, dan amplifikasi. Semua ini digunakan untuk menggambarkan kesedihan dan rasa putus asa secara berlebihan, pernyataan yang tidak masuk akal. Gaya bahasa ini memperdalam keterikatan emosional pendengar terhadap lagu-lagunya.

Diterbitkan

2025-08-12