Akulturasi Budaya pada Ornamen Eksterior Masjid Agung Jawa Tengah: Analisis Semiotik
Abstrak
ABSTRAKProses penelitian ini dilakukan dengan melakukan penelitian lapangan danpenelitian kepustakaan. Analisis mendalam terkait akulturasi budaya pada arsitektur MasjidAgung Jawa Tengah didapat melalui penggunaan metode deskriptif-analitik dengan langkahlangkahobservatif. Langkah-langkah tersebut disesuaikan dengan sumber terkait, sehinggadata pada objek penelitian dapat dideskripsikan serta dianalisis dengan pendekatan budayadan arsitektur. Penelitian ini menjadi penting untuk dilakukan karena Masjid Agung JawaTengah memiliki ornamen eksterior yang sangat khas, berbeda dengan ornamen masjidraya-masjid raya lain di Indonesia, yang umumnya memiliki ornamen eksterior yang hanyaberakulturasi dengan budaya Timur Tengah. Pada Masjid Agung Jawa Tengah kita dapatmerasakan suasana seperti di masjid Nabawi dan suasana Colloseum di zaman Romawi.Terdapat 6 buah payung hidrolik seperti di masjid Nabawi dan gerbang Al-Qanathir yangmenyerupai Colloseum pada pelataran masjid akibat pembangunan Masjid Agung JawaTengah menggunakan paduan tiga unsur budaya: Jawa, Timur Tengah, dan Romawi.Kata kunci: akulturasi, ornamen, masjid agung, Jawa TengahABTRACTThe research process was conducted by field research and library research. Depthanalysis related to acculturation on the architecture of the Central Java Great Mosque obtainedusing descriptive-analytic method with observational measures. The steps are adapted to thecorresponding source, so that data on the research object can be described and analyzed withcultural and architectural approach. This research becomes important thing to do because ofthe Great Mosque of Central Java has a very distinctive exterior ornament, in contrast to theother great mosques in Indonesia, whose the exterior ornament is generally only acculturatedwith Middle Eastern culture. In Central Java Great Mosque we can feel the atmosphere likeat the Nabawi Mosque and the atmosphere of the Colosseum in Roman times. There are sixpieces of hydraulic umbrella like in Nabawi Mosque and Al-Qanathir gate that resembles theColosseum in the courtyard of the mosque as the result of the construction of the Central JavaGreat Mosque using a combination of three elements of culture: Java, Middle East, and Roman.Keywords: acculturation, ornament, grand mosque, Central JavaDiterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










