Pariwisata dalam Perspektif Sosiolinguistik
Abstrak
ABSTRAKArtikel ini membahas pariwisata khususnya teks kepariwisataan dalam perspektifsosiolinguistik. Berdasarkan kajian sebelumnya, bahasa memainkan peran yang tidakkecil dalam dunia kepariwisataan, namun belum banyak mendapat tempat dalam kajianpariwisata (Dann, 1996). Dalam artikel ini, penulis mencoba mengkaji teks kepariwisataandari sudut pandang sosiolinguistik dengan metode deskriptif. Teori sosiolinguistik yangdijadikan landasan adalah teori-teori dari Wardhaugh (1986), Holmes (1992), danStockwell (2002). Teori kepariwisataan yang digunakan adalah teori yang dikemukakanoleh Dann (1996) dan Theobald (2005). Simpulan dari kajian dalam artikel ini adalahbahwa teks pariwisata banyak terkait dengan interaksi antara wisatawan dengan host ataupenduduk setempat di mana faktor sosial dan jarak sosial memainkan peran yang penting.Kata kunci: pariwisata, sosiolinguistik, faktor sosial, jarak sosialABSTRACTThis article discusses tourism, especially tourism texts in sociolinguistic perspective.Based on the previous research, it can be said that language, although it plays an important role inworld tourism, it still has not had proper place in the study of tourism (Dann, 1996). In this article,the writer tries to discuss tourism texts from sociolinguistic perspective with descriptive analysis.Sociolinguistic theories applied in this study are those from Wardhaugh (1986), Holmes (1992)and Stockwell (2002). Theories on tourism in this article are those from Dann (1996) and Theobald(2005). The conclusion indicates that a great deal of tourism texts are related to the interactionsbetween the tourist and the host, where social factors and social distance play an important role.Keywords: tourism, sociolinguistics, social factors, social distanceDiterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










