Mengenal Bahasa dan Budaya Asing dengan Bernyanyi dan Bermain Bersama Siswa SDN Desa Pantai Bahagia 02 Muara Gembong
Abstrak
ABSTRAKAda banyak cara bagi anak-anak untuk belajar, salah satu diantaranya melalui bermaindan bernyanyi. Apapun yang mereka pelajari, metode ini dapat dianggap sebagai metode yangpaling efektif sekaligus menyenangkan. Karena bermain dan bernyanyi adalah bagian darikehidupan anak-anak, masa kanak-kanak, dinamika belajar ini sesuai untuk mengembangkandaya pikir anak-anak melalui tawa ria. Tak ada yang harus mereka khawatirkan, tak perlumenghapalkan aturan-aturan dalam tatabahasa, tak harus menghapalkan kosa kata yangrumit; mereka dapat melupakan semua kesulitan yang dapat membayangi keceriaanmereka tersebut, yang perlu mereka lakukan hanyalah untuk bergabung bersama dengananak-anak lain untuk mengulangi syair-syair yang dinyanyikan, mengikuti gerakan-gerakanyang dicontohkan sambil bernyanyi riang. Ada lebih dari lima puluh siswa sekolah dasar,dari SDN 02, Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, turut berpartisipasi di lokasi tempatpelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat se Universitas Padjadjaran SuperCamp 2017untuk mengikuti pengenalan bahasa dan budaya asing. Pengenalan bahasa dan budaya asingmelalui bermain dan bernyanyi ini sebagai bagian dari wujud nyata pengabdian masyarakatFakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran memperlihatkan efek-efek yang positif;anak-anak berpartisipasi penuh karena mereka menganggap mereka tidak sedang belajartapi sedang bermain, mereka paham apa yang harus mereka lakukan meskipun instruksidiberikan dalam bahasa asing, mereka memberikan perhatian penuh pada penjelasanyang diberikan karena mereka tidak ingin ketinggalan gerakan-gerakan yang mereka inginlakukan, dan segala sesuatunya menjadi mudah manakala mereka melakukannya sambilbersenang-senang dan bergembira berkumpul bermain bersama yang lain.Kata kunci: bernyanyi, bermain, Super Camp 2017, SDN Desa Pantai Bahagia 02ABSTRACTThere are many ways for children to learn, one of them is through playing andsinging. No matter what subject they learn, this method can be identified as the most effectiveway as well as fun. Since playing and singing is a part of their life, a childhood life, the dynamicof learning is appropriate to develop their mind through laughter and cheers. They shouldnot worry about memorizing any rules of grammar, any complicated vocabularies; they canforget the hardship surrounding them, all they need to do is just to come along by repeating,imitating, and making some moves while singing. There are more than fifty students of primaryschool, SDN 02, Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, the location of Unpad’s SuperCamp2017 join the activity, the introduction of foreign language and culture. The introduction tosome foreign languages and cultures through playing and singing which is given as a partof Universitas Padjadjaran’s community service, ‘Pengabdian Kepada Masyarakat’, showspositive effects; the children participate fully as they feel like they are not studying but264 | METAHUMANIORA, Vol. 7, Nomor 2 September 2017: 263—272Erlina, 2Yuyu Yohana Risagarniwa, 3Taufik Amperaplaying, they understand what to do though the instruction is in foreign languages, they payattention to the explanation as they do not want to miss the move they want to do. Andanything becomes easy when they are having fun and happy gathering together with others.Keywords: singing, playing, SuperCamp 2017, SDN Desa Pantai Bahagia 02Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










