Komparasi Unsur Budaya (Kepercayaan) pada Masyarakat Talaga, Majalengka dan Masyarakat Nagoya, Jepang
Abstrak
AbstrakPenelitian ini bertujuan mengkaji perbandingan kepercayaan masyarakat Talagadi Majalengka dan masyarakat Nagoya di Jepang. Kepercayaan yang dimaksud dalampenelitian ini adalah kepercayaan yang berhubungan dengan tabu atau pamali dankepercayaan yang berhubungan dengan keberuntungan pada kedua masyarakat tersebut.Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode deskripstif kualitatif. Dalam memupudata digunakan metode lapangan karena peneliti terjun langsung ke masyarakat. Disamping itu, digunakan pula metode survey melalui penyebaran daftar kuesioner. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa bentuk kepercayaan yang berhubungan dengan tabu ataupamali pada masyarakat Talaga dan Nagoya meliputi kegiatan yang dilakukan oleh manusia.Adapun kepercayaan yang berhubungan dengan keberuntungan pada kedua masyarakattersebut berkaitan dengan binatang, benda, dan kegiatan manusia. Sampai saat ini baikmasyarakat Talaga maupun Nagoya masih memegang teguh kepercayaan tersebut.Kata kunci: kepercayaan, Talaga, Nagoya, deskriptif kualitatif, komparasi budaya.AbstractThe aim of this research is to review the comparison of belief between the society ofTalaga in Majalengka and the society of Nagoya in Japan. The intended belief on this study isthe one related with a taboo or pamali, and the belief correlated to luck on both societies. Inachieving the goal, this research uses a descriptive qualitative method. To get the data, thewriter uses a field method that he (/she) directly involves with the people. On the other hand,the writer also uses a survey method by distributing questioners. The result shows that the beliefcorrelated with the taboo or pamali of Talaga and Nagoya societies covers the activities doneby human. Also with the belief related to luck of both societies corresponds to animals, things,and human’s activities. Until now, either Talaga society or Nagoya’s still keeps those beliefs.Keyword: belief, Talaga, Nagoya, descriptive qualitative, cultural comparison.Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










