Sistem Religi dan Kepercayaan Masyarakat Kampung Adat Kuta Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis
Abstrak
ABSTRAKRiset ini membahas (1) sistem religi dan bentuk ritual kepercayaan dimasyarakat Kampung Adat Kuta, (2) alat, waktu dan jenis media yang digunakanuntuk melaksanakan ritual kepercayaan yang mereka gunakan sehingga dari hasil risetini dapat dideskripsikan sistem religi dan bentuk ritual kepercayaan di masyarakatKampung Adat Kuta serta dapat diketahui alat, waktu dan jenis apakah yang digunakanuntuk melaksanakan ritual kepercayaan yang mereka gunakan. Melalui penelitian inidiharapkan dapat ditemukan nilai-nilai apa sajakah yang terkandung dalam pelaksananritual keagamaan atapun kepercayaan yang mereka yakini. Metode yang digunakan dalamriset ini adalah metode deskriptif analikitik dan wawancara, sehingga dapat ditemukantemuan yang dapat diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pengembangan khasanahpengetahuan tentang tradisi religi dan kepercayaan masyarakat Kampung Adat Kuta,selain itu riset ini diharapkan menjadi tempat bagi peneliti dalam mengaplikasikanilmu dalam kehidupan bermasyarakat dan memperkaya wawasan yang bermanfaatuntuk pengembangan ilmu pengetahuan peneliti. Manfaat lain dari riset ini adalah bagimasyarakat dan pemerintah setempat diharapkan dapat memberi masukan informasidan menjadi salah satu wacana acuan dalam pelestarian inventarisasi warisan budayamasyarakat terutama Suku Sunda di wilayah Jawa Barat bagian selatan.Kata kunci: Sistem religi, kepercayaan, kearifan lokal, Kampung Adat KutaABST RACTThis research discusses how religious system and ritual form of trust in KampungAdat Kuta community is, what tools, time and types are used to carry out the ritual ofbelief. It is expected that by this research, the religious system and ritual form of beliefin Kampung Adat Kuta community and what tool, time and type are used to perform theritual could be described in that way what values are contained in the implementation ofreligious ritual or belief could be identified. The method used in this research is analyticaldescriptive method and interview. With this method data found in the field can be utilizedas the development of repertoire of knowledge especially about religious tradition andbelief of Kampung Adat Kuta community. And it is expected that this research can be amedium for researchers in applying their knowledge for the societies and as well as fordeveloping it. The result of this research is also for the society and the local governmentthat they can collaborate in giving their feedback relating to this case and becomes oneof the references in preserving the inventory of cultural heritage of Indonesia especiallySundanese culture in the southern part of West Java.Keywords: Religious system, trust, local wisdom, Kampung Adat KutaDiterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










