Budaya Lokal dalam Musik Underground Bandung
Abstrak
AbstrakKarya tulis ini bertujuan untuk mengetahui apa maksud dan tujuan pengangkatankesadaran akan budaya lokal dari komunitas musik underground, serta bagaimanaperwujudan kesadaran berbudaya tersebut dilakukan. Karya tulis ini menggunakanmetode deskriptif kualitatif dengan teori identitas dan akulturasi. Hasil pengamatanmenunjukkan bahwa maksud dan tujuan kesadaran akan budaya lokal dari komunitasmusik underground ini adalah ingin menunjukkan identitas jati diri. Merekamewujudkannya dengan beberapa bentuk, seperti menggunakan iket dan pangsi, lirikyang bertema kasundaan, artwork dengan tema kasundaan, dan mengeksiskan kembaliinstrumen karinding dan celempung.Kata kunci: komunitas musik underground, budaya lokalAbstractThis paper is to find out what is the purpose of lifting awareness of the local cultureon the underground music group, and how the embodiment of cultural awareness is done.This paper uses qualitative descriptive method with the theory of identity and acculturation.The results of the observation show that the purpose and intention of awareness of thelocal culture of the underground music group is very simple, that is to show their realidentity. They manifest it in several forms, such as using iket and pangsi, kasundaan-themelyrics, artwork with the kasundaan-theme, and to restore the existance of the karindingand celempung traditional music instruments.Keywords: underground music group, local cultureDiterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










