Pergeseran Leksikal sebagai Dampak Kontak Budaya pada Masyarakat Sunda di Desa Parigi Kabupaten Pangandaran
Abstrak
AbstrakBudaya dan bahasa merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan, tergerusnyabahasa berbanding lurus dengan tergerusnya budaya, begitu pula sebaliknya.Terjadinya kontak budaya luar dengan budaya lokal tidak dapat dihindarkan yangterlihat dari sikap berbahasa masyarakat. Berdasarkan penelitian yang dilakukanterhadap siswa sekolah dasar di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, yangsehari-hari berbahasa Sunda, terlihat bahwa pengaruh budaya luar telah memengaruhibahasa Sunda mereka. Dengan menggunakan angket dan daftar tanya sebagai bahanuntuk memperoleh data dari para pembahan, beberapa siswa tidak bisa menyebutkanbeberapa nama benda, binatang, dan tumbuhan di dalam bahasa Sundanya.Kata kunci: budaya luar, pergeseran bahasa Sunda, PangandaranAbstractCulture and language are an inseparable unity, the erosion of language is directlyproportional to the erosion of culture, and vice versa. The occurrence of outside cultural contactwith local culture can not be avoided which is evident from the attitude of community speakers.Based on research conducted on elementary school students in Parigi - Pangandaran District, whospeak Sundanese daily, it appears that the influence of outside culture has influenced their Sumdalanguage. Students can not name some objects, animals, and plants in Sundanese language, thehighest percentage is the use of the word greetings in the nuclear family environment.Keywords: outside culture, Sundanese, PangandaranDiterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










