Gambaran Kemiskinan dalam Novel Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu Karya Mahfud Ikhwan
Abstrak
AbstrakTulisan ini membahas permasalahan sosial yang terjadi pada masyarakatRumbuk Randu dalam novel Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu karyaMahfud Ikhwan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis denganteori sosiologi sastra. Untuk dapat mengetahui gambaran permasalahan sosialyang terjadi dalam Dawuk, penelitian ini menggunakan teori permasalahan sosialyang dikemukakan oleh Soerdjono Soekanto. Dari Sembilan permasalahan sosialyang disebutkan oleh Soerdjono Soekanto, hasil penelitian ini mengindikasikanterdapat empat permasalahan sosial yang terjadi pada masyarakat Rumbuk Randudalam novel. Empat permasalahan sosial tersebut yaitu kemiskinan, kejahatan,disorganisasi keluarga, dan pelanggaran norma-norma masyarakat yang disebabkanoleh faktor ekonomis, faktor biologis, faktor psikologis, dan faktor kebudayaan. Darikeempat permasalahan sosial tersebut, dapat diindikasikan bahwa Dawuk berusahamenampilkan permasalahan sosial yang terjadi dalam novel, baik penyebab maupundampaknya, lewat peristiwa yang melibatkan para tokohnya.Kata kunci: Dawuk, kemiskinan, permasalahan sosial, masyarakatAbstractThis article examines social problems which happened to Rumbuk Randu’s society inthe novel Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu by Mahfud Ikhwan. This research usesanalytical description method and literature sociology theory. In order to know the reflectionof social problems that happened in Dawuk, this research applies social problems theory bySoerdjono Soekanto. From nine of social problems that mentioned by Soerdjono Soekanto, thisresearch indicates there are four social problems that happened to Rumbuk Randu’s society:poverty, wickedness, family disorganization, and social norms deviation which are causedby economic factor, biological factor, psychological factor, and cultural factor. From the foursocial problems, it can be identified that Dawuk reveals the social problems in the novel, eitherthe causes or the impacts through the stories involving the characters.Keywords: Dawuk, poverty, social problems, and societyDiterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










