Daur Ulang Makanan Tradisional di Tasikmalaya dan Indramayu
Abstrak
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengenal jenis-jenis produk olahan dari makanan yang dianggap sudah tidak layak dimakan karena kotor atau basi di wilayah Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya dan Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu. Makanan tersebut diolah kembali menjadi makanan yang bersih dan layak dimakan. Dengan adanya penelitian ini diharapkan: (1) dapat menjelaskan jenis-jenis produk turunan makanan tradisional Sunda; (2) sebagai sumbangan ilmiah bagi peningkatan ketahanan pangan; dan (3) sebagai bahan kajian nutrisi dan teknologi pangan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik yang digunakan adalah survei lapangan untuk menginventarisasi dan mendokumentasikan data. Sebagian data makanan didapat dengan cara langsung mengolahnya di tempat bila bahan-bahannya tersedia. Sebagian lagi diuji coba dengan mencatat resepnya terlebih dahulu karena proses pengolahannya memerlukan waktu yang cukup lama. Dari hasil penelitian lapangan ditemukan produk turunan dari nasi, singkong rebus, pisang, serabi, martabak, roti, tumis-tumisan, jagung rebus, ampas kelapa, sisa kelapa, galendo, talas kukus, dan tape singkong.Kata kunci: produk turunan, makanan, ketahanan panganAbstractThis study aims to identify the types of processed products from foods that are considered not to be eaten because they are dirty or stale in the districts of Ciawi, Tasikmalaya and Widasari and Indramayu. The foods are reprocessed into clean and edible foods. This study is expected to: (1) be able to explain the types of traditional Sundanese food products; (2)share the result as a scientific contribution for increasing food security; and (3) as sources for nutrition and food technology studies. The method used in this study is descriptive method. The technique used is a field survey for inventing and documenting the data. Some data about traditional foods are obtained by direct process on the spot if the ingredients are available. Some are tested by recording the recipe first because the processing takes a long time. The results of this field research show that there are many derivative products from rice, boiled cassava, banana, pancake, martabak, bread, stir-fry, boiled corn, coconut pulp, remaining coconut, galendo, steamed taro, and cassava tape.Keywords: derivative products, food, food securityDiterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










