Konsep Ruang dalam Metafora Bagian Tubuh Bahasa Sunda : Kajian Semantik Kognitif
Kata Kunci:
metafora konseptual, ruang, bagian tubuh, dan bahasa SundaAbstrak
AbstrakTulisan ini mendeskripsikan konseptualisasi ruang yang dihasilkan oleh metafora bagian tubuh dalam bahasa Sunda. Penulis menggunakan kajian konseptual semantik kognitif Lakoff dan Johnson (1980) yang diperjelas oleh Cruse & Croft (2004) dan Saeed (2009) dalam mendekripsikan dan menganalisis data. Dihasilkan konsep ruang yang mengacu pada wadah (container)dan tempat (space). Ruang wadah (container)meliputi: (1) konsep dalam-luar (in-out), (2) konsep penuh-kosong (full-empety), dan (3) konsep isi (content). Ruang tempat meliputi: (1) konsep atas-bawah (up-down), (2) konsep pusat-pinggir (center-periphery), dan dan konsep citra kiri-kanan (left-right).AbstractThis paper describes the conceptualization of space produced by the metaphor of body parts in Sundanese language. The author uses conceptual semantic cognitive studies Lakoff and Johnson (1980) which are clarified by Cruse & Croft (2004) and Saeed (2009) in describing and analyzing data. The resulting concept of space refers to the container and space. Container space includes: (1) in-out concepts, (2) full-blank concepts, and (3) content concepts. Spaces include: (1) up-down concept, (2) center-periphery concept, and left-right image concept.Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










