Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Sunda Melalui Kaulinan Barudak Lembur di Kabupaten Tasikmalaya
Kata Kunci:
pelestarian, model pelestarian, kaulinan barudak lemburAbstrak
Penelitian ini mengkaji mengenai Model Pelestarian Kaulinan Barudak Lembur (Sunda) di Desa Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Dengan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, Focus Group Discussion, dan studi pustaka penelitilian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis permainan, nilai-nilai yang terkandung dalam permainan, dan model pelestarian kaulinan barudak lembur di Desa Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Responden dalam penelitian ini adalah Pengelola Saung Budaya Tatar Karang Cipatujah dan para tokoh masyarakat Desa Sindang Kerta. Hasil peneltian menunjukkan bahwa jenis permainan yang dilestarikan oleh masyarakat Desa Sindangkerta ada 12 jenis permainan, setiap permainan memiliki nilai-nilai kehidupan yang diterapkan berdasarkan nilai silih asih, silih asah, dan silih asuh. Nilai-nilai dalam permainan adalah kebersamaan, kepemimpinan, kejujuran, lapang dada, kesederhanaan, dan lain-lain, sedangkan pelestarian kaulinan barudak lembur yang dilaksanakan oleh Pengelola Saung Budaya Tatar Karang Cipatujah terbagi dalam dua bentuk yaitu Culture Experience dan Culture Knowledge.Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










