The Construction of Racism in Edward P Jones’s The Known World: A Genetic Structuralism Analysis
Kata Kunci:
perbudakan, rasisme, struktralisme genetik, reproduksi perbudakanAbstrak
Wacana diskriminasi rasial telah menjadi perbincangan yang tak henti baik dalam konteks akademik maupun non-akademik. Sebagai hasil penelitian, artikel ini membincang wacana rasisme yang mewujud dalam konteks perbudakan dengan objek materi novel The Known World, sebuah novel karya Eward P Jones yang diterbitkan tahun 2003 dan berlatar fenomena perbudakan di abad ke-19. Dengan merujuk pada teori Strukturalisme Genetik yang digagas Lucien Goldman, riset ini berupaya untuk mengetahui bagaimana wacana rasis dalam perbudakan dikonstruksi dalam novel terkait dengan latar kontekstualnya di Amerika pada abad ke-19. Lebih jauh lagi, riset ini juga berupaya menemukan pandangan dunia terkait persoalan rasis sebagaimana terkonstruksi dalam novel. Melalui metode dialektik Goldman, hasil analisis menunjukkan bahwa diskriminasi rasial tidak hanya dilakukan oleh orang-orang kulit putih terhadap kulit hitam sebagai budak mereka, namun juga dilakukan oleh orangorang kulit hitam terhadap sesama kulit hitam. Dengan kata lain, ada wacana rasisme internal dimana orang kulit hitam yang telah dibebaskan dari perbudakan kembali mereproduksi wacana perbudakan dan rasisme dengan cara memiliki budak kulit hitam.Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










