Perbandingan Teks Cerita Aji Saka dalam Tradisi Tulis Masyarakat Sunda
Kata Kunci:
tradisi tulis, resepsi, teksAbstrak
Tulisan ini merupakan hasil penelitian secara filologis dan resepsi terhadap teks-teks Cerita Aji Saka (CAS) yang terdapat di dalam khazanah pernaskahan Sunda lama. Penelitian terhadap CAS ditujukan untuk mendapatkan suntingan teks, hubungan antarteks, dan tanggapan masyarakat terhadap cerita tersebut. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kritik teks objektif dan metode interteks. Metode objektif digunakan untuk merunut silsilah naskah. Metode interteks digunakan untuk membandingkan versi-versi CAS sehingga dapat diketahui dari sumber mana versi-versi itu berasal. Naskah-naskah Sunda yang memuat CAS di dalam penelitian ini ada sebelas naskah. Hasil perbandingan antarteks menunjukkan bahwa Cerita Aji Saka sangat populer dalam tradisi tulis masyarakat Sunda. Di dalam naskah Sajarah Galuh, buku Gandasari, Sekar Aosan, dan roman Mantri Jero tokoh Aji Saka dilegitimasi sebagai tokoh sejarah yang benar-benar ada dan hidup pada abad ke-5 Masehi yang peranannya sangat mempengaruhi perkembangan kejiwaan pembacanya untuk meneladani budi pekerti dari peristiwa yang terjadi pada Cerita Aji Saka.Referensi
Baried, Siti Baroroh, dkk. 1994. Pengantar Teori Filologi. Yogyakarta: Badan Penelitian dan Publikasi Fakultas (BPPF) Seksi Filologi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada. Ekadjati, Edi S. 1986. Ceritera Dipati Ukur Karya Sastra Sejarah Sunda. Jakarta: Pustaka Jaya. Ekadjati, Edi S. (Ed.). 1988. Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Toyota Foundation dan Universitas Padjadjaran. Ekadjati, Edi S. dkk. (Penyunting). 1999. Direktori Edisi Naskah Nusantara. Jakarta: Masyarakat Pernaskahan Nusantara – Yayasan Obor Indonesia. Ekadjati, Edi S. dan Undang Ahmad Darsa. 1999. Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5a: Jawa Barat Koleksi Lima Lembaga. Jakarta: Masyarakat Pernaskahan Nusantara – Yayasan Obor Indonesia. Ikram, Achadiati. 1980. Hikayat Sri Rama: Suntingan Naskah Disertai Telaah Amanat dan Struktur. Jakarta: UI Press. Insani. 1957. Sekar Aosan. Bandung: Tarate 1991. Sekar Aosan. Bandung: Pamugat. Pradotokusumo, Partini Sardjono. 1986. Kakawin Gajah Mada (Sebuah Karya Sastra Kakawin Abad ke-20 Suntingan Naskah serta Telaah Struktur, Tokoh dan Hubungan Antarteks). Bandung: Binacipta. Robson, S.O. 1994. Prinsip-prinsip Filologi di Indonesia (Terjemahan oleh Kentjanawati Gunawan). Jakarta: RUL. Sastraatmadja, R. Rg. 1951. Gandasari IV. Groningen-Djakarta:J.B. Wolters. Sastrahadiprawira, R. Memed. 1983. Mantri Jero. Bandung: Rahmat Cijulang. Sutrisno, Sulastin. 1981. Relevansi Studi Filologi. Yogyakarta: Liberty. 1983. Hikayat Hang Tuah: Analisa Struktur dan Fungsi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Worsley, P.J. 1972. Babad Buleleng A Balinese Dynastic Genealogy. The Hague: Martinus Nijhoff-KITLV.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










