Ras dan Homoseksualitas: Gagasan James Baldwin dalam Another Country

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v7i1.23328

Penulis

Kata Kunci:

Baldwin, identitas, ras, homoseksualitas

Abstrak

Penelitian ini mencoba untuk ikut menyumbangkan gagasan-gagasan pada diskusi tentang isu-isu ras dan homoseksualitas yang pelik di Amerika Serikat pada tahun 1960-an. Agar dapat mendekati permasalahan yang kompleks ini, penelitian membahas novel karangan James Baldwin berjudul Another Country, yang menantang supremasi kulit putih dengan pemikiran-pemikirannya perihal identitas pribadi dan sosial. Pada penelitian ini Another Country dimanfaatkan untuk menunjukkan pentingnya pemikiran-pemikiran Baldwin tentang identitas personal dan sosial, berkaitan dengan pengenalan dam pengakuan diri seseorang sebagai manusia, yang menjadi lokus pendukung perubahan sosial yang diperlukan untuk terciptanya keselarasan hubungan-hubungan di Amerika Serikat. Penelitian ini mencoba untuk menganalisis kehidupan dan karya Balwin terhadap perkembangan politik pada masanya, dan dengan meminjam konsep-konsep identitas,  untuk menunjukkan bagaimana dikotomi warga berkulit putih dan hitam adalah pengalaman-pengalaman hidup Baldwin yang paling mengganggu, namun bermakna. Penelitian ini juga pada akhirnya menunjukkan bahwa dengan mempelajari Baldwin sebagai individu dan anggota masyarakat, kita dapat menafsirkan eksistensi dan ekstensi dikotomi yang tidak berterima tersebut: keunggulan warga berkulit putih disamakan dengan keumuman heteroseksualitas dan kemarjinalan warga berkulit hitam dengan keterasingan homoseksualitas.

Referensi

Baldwin, James. 1962. Another Country. New York:Vintage Books. Baldwin, J., Standley, F. L., & Pratt, L. H. 1989. Conversations with James Baldwin. London: Univ. Press of Mississippi. Barthes, Roland. 1998. “The Death of the Author” Art and Interpretation: An Anthology of Readings inAesthetics and the Philosophy of Art. Peterborough: Broadview Campbell, J. 1991. Talking at the Gates: A Life of James Baldwin with a New Afterword. Berkeley: Univ of California Press. Eckman, Fern Marja. 1966. The Furious Passage of James Baldwin. New York: M. Evans & Company. Foucault, M., 1980. Power/Knowledge: Selected Interview and Other Writings, 1972-1977 (edited by Colin Gordon), Brighton: Penguin Books. Gandhi, Leela. 1998. Postcolonial Theory: A Critical Introduction. New York: Columbia University Press. Gates, H. L., & McKay, N. Y. 1997. African American Literature (Vol. 997). New York: Norton. Gutmann, Amy. 1994. Multiculturalism. Princeton: Princeton University Press. Hawthorne, Jeremy. 2000. A Glossary of Contemporary Literary Theory. London: Arnold. Heraty, Toeti. 2000. Hidup matinya sang pengarang: Esai-esai tentang kepengarangan oleh sastrawan dan filsuf. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Keraf, Gorys. 1993. Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Ende: Nusa Indah. Macey, David. 2000. The Penguin Dictionary of Critical Theory. England: Penguin Books. Miller, D. Q. 2000. Re-viewing James Baldwin: things not seen. Temple University Press. Nelson, Emmanuel.1985. The Novels of James Baldwin: Struggles of Self-Acceptance. Journal of American Culture. Porter, Horace A. 1989. Stealing the Fire: The Art and Protest of James Baldwin. Connecticut: Wesleyen University. Ryan, Gery W and H. Russel Bernard. 2003. “Techniques to identify themes”. Fields Methods. 1(15), 85-109. DOI : 10.1177/1525822X02239659 Wellek and Warren. 1997. Theory of Literature. New York ; London : Harcourt Brace Jovanovich. Woodward, Kathryn. 1999. Identity and Difference. London: SAGE Publications.

Diterbitkan

2017-07-03

Cara Mengutip

Prabasmoro, T., & Budhiyono, R. (2017). Ras dan Homoseksualitas: Gagasan James Baldwin dalam Another Country. Metahumaniora, 7(1), 55–64. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v7i1.23328