RESEPSI REMAJA PEREMPUAN PEMBACA NOVEL POPULER
Kata Kunci:
resepsi, remaja perempuan, pembaca, novel populerAbstrak
Fakta bahwa perempuan lebih banyak dan lebih kerap membaca novel dibandingkan dengan laki-laki dilatarbelakangi oleh konstruksi keluarga dan masyarakat yang cenderung menempatkannya pada ranah domestik. Penelitian ini dilakukan untuk mendiskusikan resepsi remaja perempuan pembaca novel populer. Pendekatan yang digunakan adalah resepsi sastra. Hasil angket dari 10 responden remaja perempuan pembaca novel populer merupakan objek formal penelitian ini yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) remaja perempuan pembaca novel populer memahami perbedaan novel populer dengan novel sastra. Setelah membaca, mereka membahas hasil bacaannya dengan teman. (2) Tujuan remaja perempuan membaca novel populer adalah untuk mengisi waktu senggang dan juga memperoleh hiburan (enjoyment). Kebiasaan mereka membaca didorong oleh keinginan pribadi dan sebagian dipengaruhi oleh lingkungannya. Membaca novel populer juga dianggap menambah wawasan (self-development) mereka. (3) Karena berada pada tahap remaja awal, kondisi psikologis mereka masih cenderung seperti kanak-kanak, sehingga genre novel populer yang disukai adalah misteri, petualangan, dan sedikit percintaan. Remaja perempuan sebaiknya diperkenalkan pada beragam jenis bacaan untuk memperkaya wawasan.Referensi
Adji, Muhamad. 2017. Budaya Anak Muda pada Sastra Populer. Jatinangor: Unpad Press.
Idrus, M. 2009. Metode Penelitian Ilmu Sosial. Yogyakarta: PT. Gelora Akasara Pratama.
Herlina, dkk. 2013. Novel Rumah Tanpa Jendela Karya Asma Nadia (Kajian Sosiologi Sastra, Resepsi Pembaca, dan Nilai Pendidikan). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. Vol. 1, No. 1. Hlm. 85-96.
Laorena, Hernita Des. 2012. Makna Novel dalam Kehidupan Sehari-hari Para Pembaca Perempuan. Media Libri-Net. Vol.1, No. 1 Desember 2012. Hlm. 1-17.
Nurgiyantoro, Burhan. 2005. Sastra Anak. Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Purnamasari, Dewi. 2013. Hubungan antara Kebiasaan Membaca dengan Pemahaman Bacaan Siswa Kelas VIII SMP di Kecamatan Kalasan Sleman. Skripsi. Program Studi Pendidikan bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Negeri Yogyakarta.
Rahmaningsih, Novia Dwi & Martani, Wisjnu. 2014. Dinamika Konsep Diri pada Remaja Perempuan Pembaca Teenlit. Jurnal Psiki. Vol. 41, No. 2, Desember 2014. Hlm. 179-189
Saraswati, Ekarini. 2011. Resepsi Estetis Pembaca Terhadap Novel Supernova karya Dee. Jurnal Atavisme. Vol. 14, No.1. Hlm. 156-169
Sari, Luluk Diana Novita. 2018. Resepsi Anak Usia SMP terhadap Novel Teenlit yang berjudul Dalam Rinai Hujan Karya Arie Saptadji. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra. Vol. 5, No.1 Tahun 2018. Hlm. 13-24
Tampubolon. 1990. Kemampuan Membaca (Teknik Membaca Efektif dan Efisien). Bandung: Angkasa.
Udasmoro, Wening, dkk. 2014. Konstruksi Identitas Remaja dalam Karya Sastra. Yogyakarta: Sastra Prancis Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










