REPRESENTASI PALESTINA DALAM KISAH NABI YUSUF Analisis Semiotik Puisi “Ana Y?sufu(n) Y? Ab?” Karya Mahmud Darwis
Kata Kunci:
metahumaniora, sastraAbstrak
Penelitian ini membahas tentang puisi “Ana Y?sufu(n) Y? Ab?” karya Mahmud Darwis dengan menggunakan pendekatan semiotika puisi Riffaterre. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan makna implisit atau makna tersembunyi di balik puisi, sehingga dapat dimengerti maksudnya oleh pembaca. Tahapan penelitian meliputi: pembacaan heuristik dan hermeneutik, analisis ekspresi tidak langsung, identifikasi matriks, model, dan varian, serta identifikasi hipogram. Hasil penelitian menunjukan bahwa puisi ini pada dasarnya merupakan ekspresi keluh kesah pengarangnya, sebagai rakyat Palestina, dalam menghadapi bayang-bayang invasi Israel dan para sekutunya. Ekspresi ini digambarkan secara alegoris di dalam puisi melalui keluh kesah Nabi Yusuf kepada ayahnya, tentang perbuatan saudara-saudaranya yang mengucilkannya serta menghendaki kematiannya. Matriks puisi tersembunyi di balik kalimat model, “gh?r? wa ts?r? ‘alaika” (Mereka cemburu dan memberontak kepadamu).Kata kunci : Palestina, Mahmud Darwisy, Adabul-Muqawamah, semiotika.Referensi
Alquran Alkarim dan terjemahnya, Kementrian Agama RI
Abu dawud (t.t). Sunan Abi Dawud. Bait al-Afkar ad-Dauliyah.
Bakhtin, M.M. (1986). Quotations from Bakhtin (1986) Speech genres and other late essays. Austin: University of Texas Press.
Darwisy, Mahmud (2005). diwan “Al-A’malu al-Ula” I-III. Bairut: Riad El-Rayyes.
Ikhwan (2015). Babad Zaman: Kajian Naskah dan Kritik Filosofis Pemikiran Islam-Cirebon. Disertasi FIB Unpad
Kamus al-Ma’ani & al-Muhit online
an-Naqq?sy, Raja’ (1971). Mahmud Darwisy Sya’iru Ardi al-Muhtallati. Dar al-Hilal
an-Nasa’i, Abu ‘Abdurrahman (t.t). Sunan an-Nasa’i. Bait al-Afkar ad-Dauliyah.
Pappe, Ilan (2009). Pembersihan Etnis Palestina. Diterjemahkan oleh Citra Sari dari buku The Ethnic Cleansing of palestine. Jakarta: PT. Alex Media Komputindo
Pradopo, Djoko Rachmat (1995). Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Pradotokusumo, Partini Sardjono (1986). Kakawin Gajah Mada. Bandung: Binacipta
Riffatere, Michael (1978). Semiotic of Poetry. London: Indiana of University Press.
Yahya, Harun (2005). Palestina: Zionisme dan Terorisme Israel diterjemahkan oleh Yelvi Andri Z. dari Palestine. Bandung: Dzikra
Zaidan, dkk. (1991). Kamus Istilah Sastra. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
az-Zuhaili, Wahbah (2009). Tafsir al-Munir fi al-‘Aqidah wa as-Syari’ah wa al-Manhaj. Damaskus: Dar al-Fikr
Sumarsana, Utju (2009). Panggalihe Pangaweruh Ibadah. Disertasi Program Pascasarjana Fakultas Sastra Unpad
Y?gi, Abdurrahman (1983). Fi al-Adabi al-Filistiniyyi al-Hadits. Kuwait: Syirkah Kazimah.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










