REPRESENTASI KECANTIKAN PEREMPUAN JERMAN BERDASARKAN IKLAN NIVEA BERBAHASA JERMAN
Kata Kunci:
semiotika, iklan, kecantikan, bahasa JermanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan representasi kecantikan perempuan Jerman yang terdapat dalam iklan kecantikan Nivea berdasarkan makna denotasi dan konotasi dalam iklan. Penelitian ini merupakan suatu kajian semiotik dan menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Data diambil dari iklan kecantikan Nivea dalam majalah Brigitte. Majalah Brigitte merupakan majalah perempuan terbesar di Jerman. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotika dari Roland Barthes (1968) yang menjelaskan makna denotasi dan konotasi sebagai teori utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan kecantikan Nivea merepresentasikan kecantikan perempuan Jerman mempunyai kulit wajah sehat, segar, kencang, dan terlihat muda. Perempuan Jerman juga tampil percaya diri dan cerdas walaupun dalam kesederhanaan.Referensi
Barthes, R. (2012). Elemen-elemen Semiologi (Terjemahan Nazarudin). Yogyakarta: Jalasutra.
Danesi, M. (2010). Pengantar Memahami Semiotika Media. Yogyakarta: Jalasutra.
Danesi, M. (2012). Pesan, Tanda, dan Makna: Buku Teks Dasar Mengenai Semiotika dan Teori Komunikasi. Yogyakarta: Jalasutra.
Departemen Pendidikan Nasional, P. B. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Dewi, M. C. (2013). Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce pada Iklan Kosmetik Wardah di Tabloid Nova. Jurnal Komunikasi PROFETIK, 06(2), 63–82.
Djajasudarma, F. (2010). Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. Bandung: PT Refika Aditama.
Heuken, A. (2009). Kamus Jerman-Indonesia, Deutsches-Indonesisch Wörterbuch. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Janich, N. (2010). Werbesprache: Ein Arbeitsbuch, 5. Erweiterte Auflage. Tübingen: Naar Francke Attempto Verlag.
Nöth, W. (2000). Handbuch der Semiotik. Stuttgart: Weimar: J.B Metzler Verlag.
Razum, K. K.-. (2010). Duden 10 Das Bedeutungs- wörterbuch. Mannheim: Bibliographisches Institut GmbH.
Schlüter, S. (2007). Die Sprache der Werbung: Entwicklungen, Trends und Beispiele. Saarbrücken: VDM Verlag Dr. Müller.
Sebayang, C. M. (2017). Analisis Semiotika Representasi Kecantikan pada Iklan Pantene Total Damage Care 10 Versi Raline Shah di Media Televisi. EJournal Ilmu Komunikasi, 5(2), 66–80.
Situmeang, I. O. (2015). Representasi Wanita pada Iklan Televisi Wardah Cosmetic. Semiotika, 9(1), 113–141.
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Winarni, R. W. (2010). Representasi Kecantikan Perempuan dalam Iklan. Deiksis, 2(2), 134–152.
Yusri, L. D. (2013). Analisis Bahasa dan Simbol pada Iklan Kemasan Sabun Mandi Shinzui. Journal Polingua Scientific Journal of Linguistics, Literature and Education, 2(1), 25–31.
Zulkarnaen, A. G., & Ajie, R. M. A. . (2014). Citra Pria Indonesia dan Jerman pada Iklan Produk Nivea Men Ditinjau dari Aspek Semantis dan Semiotis. FIB UI, 1–22.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










