SEBERAPA PANJANG LONGUE DUREE? CATATAN TENTANG LONGUE DUREE DALAM PRAKTIK PENULISAN SEJARAH
Kata Kunci:
Fernand Braudel, Historiografi, longue durée, Mazhab AnnalesAbstrak
Artikel ini dimaksudkan untuk menganalisis konsep longue durée dalam praktik penulisan sejarah. Sejak diperkenalkan oleh Fernand Braudel pada tahun 1958, ia terus menjadi bahan perdebatan dalam praktik penulisan sejarah di tingkat global. Berbagai kritik maupun apresiasi terhadap perspektif ini bisa ditemui dalam berbagai literatur tentang historiografi. Meskipun demikian, penjelasan mengenai apa itu longue duréesering kali absen dalam pembahasan, sehingga penggunaan istilah sering kali tidak seragam. Atas dasar itu, artikel ini akan membahas konteks sosial politik kelahiran longue durée. Selain itu, artikel ini juga akan membahas apa itu longue duréedan bagaimana ia dimaknai. Terkhir, artikel ini juga akan menganalisis reaksi yang muncul terhadapnya, dan semangat untuk kembali kepadanya sebagai upaya untuk mengaktualisasi kajian ilmu sosial, terutama kajian disiplin sejarah.Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










