ANALISIS NARATOLOGIS SKANDAL AKSI KORUP PRESIDEN DONALD TRUMP DALAM SURAT KABAR DARING AMERIKA DAN INTERNASIONAL
Kata Kunci:
aksi korup, Presiden Tump, analisis naratologis, fokalisasi, bias politik,Abstrak
Skandal aksi korup Presiden Donald Trump menyeretnya ke pemakzulan yang diputuskan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat pada tanggal 18 Desember 2019. Tulisan ini membahas skandal aksi korup Presiden Trump sebagaimana dipaparkan dalam tiga kolom opini di koran daring The Washington Post, The Washington Times, dan Reuter. Dengan mengadaptasi analisis naratologis Berning (2011), pembahasan atas ketiga kolom opini tersebut dilakukan dengan cara menyikapi ketiga produk jurnalisme tersebut sebagai produk naratif, dengan memperhatikan jenis fokalisasi dan jenis narasinya. Tulisan ini pada akhirnya menyediakan simpulan berupa pandangan tentang bias politik dalam dua koran daring Amerika dan satu koran daring internasional tersebut tentang pemberitaan skandal aksi korup Presiden Trump.Referensi
Berning, Nora. 2011. Narrative Means to Journalistic Ends: A Narratological Analysis of Selected Journalistic Reportages. Germany: VS Verlag für Sozialwissenschaften.
Hellman, John. 1981. Fables of Fact: The New Journalism as New Fiction. Urbana: University of Ilinois Press.
Jipping, Thomas. 2019. “Speeding toward Impeachment in the Absence of facts” dalam The Washington Times. https://www.washingtontimes.com/news/2019/dec/9/speeding-toward-impeachment-in-the-absence-of-fact/ (Diakses 18 Desember 2019).
Korupsi. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/korupsi (Diakses 26 Desember 2019).
Manggong, Lestari. 2017. “Konsep Demokrasi Walt Whitman di Masa Kepresidenan Donald Trump” dalam Metahumaniora. Vol. 7 Nomor 2, hlm. 221-233.
Media Bias Fact Check. https://mediabiasfactcheck.com/new-york-times/ (Diakses 30 Nov 2019).
Media Bias Fact Check. https://mediabiasfactcheck.com/reuters/ (Diakses 26 Desember 2019).
Media Bias Fact Check. https://mediabiasfactcheck.com/washington-post/ (Diakses 26 Desember 2019).
Media Bias Fact Check. https://mediabiasfactcheck.com/washington-times/ (Diakses 26 Desember 2019).
Fandos, Nicolas dan Michael D. Shear. 2019. “Trump Impeached for Abuse of Power and Obstruction of Congress” dalam The New York Times. https://www.nytimes.com/2019/12/18/us/politics/trump-impeached.html (Diakses 26 Desember 2019).
Genette, Gérard. 1980. Narrative Discourse: An Essay in Method. Ithaca, New York: Cornell University Press.
Roggenkamp, Karen. 2005. Narrating the News: New Journalism and Literary Genre in Late Nineteenth-Century American Newspapers and Fiction. Kent, Ohio: The Kent State University Press.
Sargent, Greg. 2019. “The Scope of Trump’s Corruption is Mind-boggling: New Developments Show How” dalam The Washington Post. https://www.washingtonpost.com/opinions/2019/11/05/scope-trumps-corruption-is-mind-boggling-new-developments-show-how/ (Diakses 30 Nov 2019).
Stack, Liam dan Aimee Ortiz. 2019. “What is a Quid Pro Quo?” dalam The New York Times. https://www.nytimes.com/2019/11/20/us/politics/quid-pro-quo.html. (Diakses 26 Desember 2019).
Teachout, Zephyr. 2014. Corruption in America: From Benjamin Franklin’s Snuff Box to Citizens United. Cambridge Massachusets: Harvard University Press.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










