ETIKA SASTRA PROFETIK DALAM BUKU KUMPULAN PUISI TULISAN PADA TEMBOK KARYA ACEP ZAMZAM NOOR
Kata Kunci:
sastra, sastra profetik, hermeneutika, puisiAbstrak
Kuntowijoyo merumuskan etika sastra profetik yang terdiri dari nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi. Sementara ini sastra profetik selalu identik dengan karya-karya Kuntowijoyo. Acep Zamzam Noor (AZN) dalam konstelasi sastra Indonesia modern patut diperhitungkan sebagai penyair yang bernafaskan religi dalam karya-karyanya. Tesis ini akan meneliti mengenai kemungkinan-kemungkinan etika sastra profetik dalam buku kumpulan puisi Tulisan Pada Tembok karya Acep Zamzam Noor dengan metode penelitian kualitatif serta pendekatan hermeneutika filosofis Hans-Georg Gadamer untuk mendeskripsikan nilai-nilai profetik dalam puisi-puisi AZN. Sebagai objek penelitian, peneliti memilih 35 puisi dalam buku kumpulan puisi Tulisan Pada Tembok karya AZN untuk kemudian menjadi objek penelitan utama dalam tesis ini atas dasar kecenderungan atau hipotesis sementara terdapat nilai-nilai profetik dalam ke-35 puisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AZN merepresentasikan etika sastra profetik Kuntowijoyo secara benar sesuai apa yang dikonsepkan oleh Kuntowijoyo mengenai nilai-nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi sebagai etika sastra profetik. Nilai-nilai tersebut merupakan kesatuan utuh yang tidak bisa dipisahkan dari konsep sastra profetik.Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










