KALENDER PETANI DAN SUMBER PENGETAHUAN TENTANG MUSIM TANAM
Kata Kunci:
Iklim, Musim, Pranatamangsa, PertanianAbstrak
ABSTRAKDi wilayah tropis seperti Indonesia, pergantian musim menjadi sumber pengetahuan penting bagi kehidupan agraris. Siklus pergantian musim dengan berbagai tanda dan gejala alam pada setiap musimnya adalah kalender bagi para petani. Kalender tersebut menjadi panduan dalam menentukan pekerjaan agraris. Penelitian ini berusaha untuk mendeskripsikan sumber pengetahuan tentang musim tanam yang disebut Pranatamangsa. Sumber pengetahuan ini ditulis dalam beberapa naskah, serta dideskripsikan ulang dalam tulisan-tulisan orang Eropa. Secara praktis, pengetahuan ini mulai memudar di masa kini seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan modern. Selain itu, terjadinya ketidakpastian iklim juga menjadi faktor penting bagi lunturnya pranatamangsa.Kata Kunci: Iklim, Musim, Pranatamangsa, PertanianDiterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










