REPRESENTASI NILAI BUDAYA TIONGKOK DALAM SAPAAN BAHASA MANDARIN ??????/ N? CH? FÀN LE MA?
Kata Kunci:
metahumanioraAbstrak
Sapaan merupakan salah satu substansi penting dari proses manusia komunikasi sehari hari. Sebagai suatu jembatan utama dalam proses komunikasi, kalimat sapaan yang terbentuk dalam suatu komunitas sangat dipengaruhi oleh pola sosial budaya daerah tersebut, oleh karena itu kalimat sapaan dapat dikaji berdasarkan nilai sosial budaya penutur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya Tiongkok yang terkandung dalam sapaan bahasa Mandarin ” n? ch? fàn le ma?“ ditinjau dari faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kalimat tanya “n? ch? fàn le ma?” menjadi kalimat sapaan.Referensi
???.2000. ????. ??:???????.
Levinson, Stephen. 1987. Politeness: Some Universal in Language Usage. Cambridge: Cambridge University Press.
Fasold, Ralph.1984. The Sociolinguistics of Society. England: Basil Blackwell Publisher.
Gu, Yueguo. 1992. Politeness, Pragmatics and Culture. Beijing: Foreign Language Teaching and Research Press.
Gu, Yueguo. 1990. Politeness Phenomenon in modern Chinese: Journal of Pragmatics.
Hardiyanti, Diana. 2011. Hipotesis Sapir-Whorf dan Tata Pergaulan Generasi Muda. Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, Dan Budaya 1.
He, Zhaoxiong. 2000. A New Introduction to Pragmatics. Shanghai: Shanghai Foreign Language Teaching Press.
? ? ?. 2011.??? ?????:“?????”:????.
Holmes, Janet. 2001. An Introduction to Sociolinguistic Learning About Language. New York: Pearson Longman.
Jufrizal, Z. A. 2007. Hipotesis Sapir-Whorf dan Struktur Informasi.Linguistika Vol. 14, No. 26: Universitas Negeri Padang.
Kartomihardjo, Soeseno. 1981. Ethnography of Communicative Code in East Java. Disertasi. Pasific Linguistics, series D, No. 39:The Australian National University, Canberra.
???.1992.“???”??????:??????.
Oetomo, Hasan. 2012. Pedoman Dasar Pendidikan Budi Pekerti. Jakarta: PT. Presatasi Pustakaraya.
??;??. 2013. ???“???”?????: ?????????.
Soeparno. 1993. Dasar-Dasar Linguistik. Yogyakarta: Mitra Gama Widya.
Sutarno, Alfonsus. 2008. Etiket, Kiat Serasi Berelasi. Yogyakarta :Kanius.
Wijana, I Dewa Putu. 1997. Linguistik, Sosiolinguistik, dan Pragmatik. Makalah dalam Temu Ilmiah Bahasa dan Sastra di Balai Bahasa Yogyakarta.
???.2005.???????????????[: ????????????.
???. 2007.???????????????????????[:??????.
???. 2005. ????????????—?“???”?“??”??????? : ? ??????????????.
???.1957.?????,???:???????.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










