BANDUNG MENUJU KOTA UNTUK SEMUA : HARAPAN DAN KENYATAAN YANG SELARAS DENGAN SDGs

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v10i3.30494

Penulis

Kata Kunci:

peradaban, kota, SDGs

Abstrak

Pertumbuhan manusia terus melaju. Begitu pula dengan pergerakannya. Seiring dengan kemajuan peradaban, pergerakan manusia perlahan-lahan dari waktu ke waktu akan lebih banyak terkonsentrasi di perkotaan. Oleh sebab itu, kota sebagai tempat bermukim manusia haruslah diperhatikan  dan dibenahi secara sungguh-sungguh sehingga dapat dinikmati oleh semua pihak (cities for all), sebagaimana amanah Sustainable Development Goals (SDGs).

Biografi Penulis

Cece Sobarna

Departemen Linguistik

Referensi

Alisjahbana, Armida Salsiah dan Endah Murniningtyas. 2018.

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia: Konsep, Target dan

Strategi Implementasi. Bandung: Unpad Press.

Ariotedjo, Dito. 2018.

“Milenial Kota versus Desa”. Dalam Dimas Oky Nurgroho

(Editor) Anak Muda & Masa Depan Indonesia: Bunga Rampai

Pemikiran Anak Muda dari Aceh sampai Papua. Bandung: Mizan

Pustaka bekerja sama dengan Kader Bangsa Fellowship Program

Sekolah Pemimpin Muda Indonesia.

Dharmawan Bagus (Editor). 2006.

Cermin dari China: Geliat Sang Naga di Era Globalisasi.Jakarta: Kompas.

Jamaludin. 2017.

Desain, Bandungm & Budaya Sunda: Kumpulan Esai. Bandung: Kiblat.

Joga, Nirwono dan Dhaneswara Nirwana Indrajoga. 2018.

Membangun Peradaban Kota. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Menno, S. dan Mustamin Alwi. 1994.

Antropologi Perkotaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Newberry, Jan. 2013.

Back Door Java: Negara, Rumah Tangga, dan Kampung di Keluarga Jawa.

Terjemahan oleh Bernadetta Esti Sumarah dan Masri Maris dari

Back Door Java: State Formation and the Domestic in Working Class Java.

Jakarta: Yayasan OborIndonesia bekerja sama dengan

KITLV-Jakarta.

Rahardi, R. Kunjana. 2009.

Bahasa Prevoir Budaya: Catatan Unik & Aktual Ihwal Masalah-masalah

Kebahasaan. Yogyakarta: Pinus Book Publisher.

Rusnandar, Nandang. 2010.

“Sejarah Kota Bandung dari “Bergdessa” (Desa Udik) menjadi

Bandung “Heurin ku Tangtung” (Metropolitan). Dalam Patanjala,

Vol.2, No.2, Juni 2010.Hlm. 273-293.

Sarosa, Wicaksono. 2020.

Kota untuk Semua: Hunian yang Selaras dengan Sustainable Development

Goals and New Urban Agenda. Jakarta: Expose.

Schoorl, J.W. 1981.

Modernisasi: Pengantar Sosiologi Pembangunan Negara-negara Sedang

Berkembang (Terjemahan oleh R.G. Soekardjito. Jakarta: Gramedia.

Sobarna, Cece. 2020.

“Pendidikan Budaya untuk Penguatan Wawasan Kemartiman

menuju Indonesia Emas”. Dalam Mohammad Ali dkk. (Penyunting)

Pendidikan menuju Indonesia Emas. Bandung: UPI Press.

Suparlan, Parsudi. 1980.

“Masalah Lingkungan Hidup Perkotaan”. Dalam Ayatrohaedi

(Penyunting) Seri Penerbitan Ilmiah 3. Jakarta: Fakultas Sastra,

Universitas Indonesia.

Diterbitkan

2020-12-31

Cara Mengutip

Sobarna, C. (2020). BANDUNG MENUJU KOTA UNTUK SEMUA : HARAPAN DAN KENYATAAN YANG SELARAS DENGAN SDGs. Metahumaniora, 10(3), 295–309. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v10i3.30494