TIMBANGAN AUTENTISITAS SYAIR IKTIRAF SEBAGAI KARYA ABU NAWAS SETELAH INSAF
DOI:
https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v12i3.33519Kata Kunci:
Iktiraf, Abu Nawas, syair, teori ekspresif Abrams, sejarahAbstrak
Syair Iktiraf atau al-I`tir?f merupakan karya masyhur yang disematkan kepada Abu Nawas. Akan tetapi, penyematan tersebut nyatanya sangat sulit ditemukan kebenarannya dalam catatan sejarah dan kesusastraan Arab. Penelitian ini mencoba memetakan autentisitas syair Iktiraf sebagai karya Abu Nawas dengan menggunakan pendekatan ekspresif yang dikombinasikan dengan metode sejarah. Pendekatan ekspresif yang dimaksud mengacu pada teori Abrams (1971) yang menganggap karya sastra sebagai ekspresi perasaan, pikiran, dan pengalaman pengarangnya. Dengan pendekatan ini, karya sastra merujuk pada riwayat hidup penulisnya sehingga dapat diketahui latar belakang penulisan karya tersebut. Untuk itu, metode sejarah dibutuhkan sebagai bentuk tindak lanjut yang bertugas memverifikasi kecocokan data dari pendekatan ekspresif sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan sejumlah bukti bahwa Abu Nawas tidak pernah menulis syair Iktiraf. Sekali pun ekspresi perasaan dan pikiran yang ada dalam syair tersebut terkesan sejalan dengan pengalaman hidup Abu Nawas, tetapi sejumlah buku sejarah justru memuat syair lain yang lebih autentik dan sama sekali tidak pernah menyinggung syair Iktiraf dalam buku-buku biografi Abu Nawas. Di sisi lain, tidak adanya syair Iktiraf dalam buku-buku biografi Abu Nawas berbanding terbalik dengan buku-buku fikih mazhab Syafei yang memuat syair tersebut sebagai salah satu amalan di hari Jumat.Referensi
Abrams, M.H. (1971). The Mirror and The Lamp: Romantic Theory and The Critical Tradition. New York: Oxford Uiversity Press.
__________. (1999). A Glossary of Literary Terms (Seventh Edition). New York: Earl McPeek.
Abubakar, H. (1995). Penyair Abu Nuwas, Selayang Pandang. Metahumaniora, 1. 23-28.
Al-Asqal?n?, A?mad ibn `Al? ibn ?ajar. tt. Al-Isti`d?d li Yaum al-Ma`?d. Beirut: al-Maaref.
Al-Bagd?d?, A?mad ibn `Al? ibn ??bit al-Kha??b dan Basysy?r `Aww?d Ma``r?f (eds.). 2001. T?r?kh Mad?nah al-Sal?m. Beirut: Dar al-Garb al-Islami.
Al-Baij?r?, Ibr?h?m ibn Mu?ammad ibn A?mad dan Ahmad Syakban Ahmad (eds.). (2018). ??syiyah `al? Fat? al-Qar?b al-Muj?b. Kairo: Dar al-Alamiyah.
Al-Bant?n?, Mu?ammad Nawaw? ibn `Umar dan Ibnu Harjo al-Jawi (eds.). (2019). K?syifah al-Saj?` f? Syar? Saf?nah al-Naj?`. Depok: Maktabah At-Turmusy Litturots.
__________. (2015). Na??`i? al-`Ib?d. Beirut: Dar al-Kotob al-Ilmiyah.
Al-Damanh?r?, Mu?ammad. tt. Al-Mukhta?ar al-Sy?f? `al? Matan al-K?f?. Indonesia: Dar Ihya al-Kutub al-`Arabiyah.
Al-Dimasyq, `Al? ibn al-?asan Ibn `As?kir dan `Umar ibn Garqah al-`Amraw? (eds.). (1995). T?r?kh Mad?nah Dimasyq. Beirut: Dar el-Fikr.
Al-Dimy???, `U?m?n ibn Mu?ammad Sya??? dan M. S?lim H?syim (eds.). (1995). ??syiyah I`?nah al-??lib?n `al? ?all Alf?? Fat? al-Mu`?n. Beirut: Dar al-Kotob al-Ilmiyah.
Al-Far?h?d?, al-Khal?l ibn A?mad dan `Abd al-?am?d al-Hand?w? (eds.). (2002). Kit?b al-`Ain: Murattaban `al? ?ur? al-Mu`jam. Beirut: Dar al-Kotob al-Ilmiyah.
Al-?imaw?, Y?q?t ibn `Abdull?h. (1977). Mu`jam al-Buld?n. Beirut: Dar Sader.
Al-Mi?r?, Mu?ammad ibn Mukrim ibn Man??r, Mu?ammad `Abd al-Ras?l Ibr?h?m, dan `Abb?s al-Syarb?n? (eds.). (1924). Akhb?r Ab? Nuw?s. Kairo: Ma?ba`ah al-I`tim?d.
Al-Mu???w?, `Abd al-Ra?m?n. (2010). D?w?n al-Im?m `Al?. Beirut: Dar al-Marefah.
__________. (2012). D?w?n al-Im?m al-Sy?fi`?. Beirut: Dar al-Marefah.
Al-Naw?w?, Ya?y? ibn Syaraf dan `Abduh `Al? Kausyak (eds.). (2006). Tah??b al-Asm?` al-Lug?t. Damasksus: Dar el-Faiha.
Al-?ahab?, Mu?ammad ibn A?mad ibn `U?m?n, Syu`aib al-Arna??t dan K?mil al-Kharr?? (eds.). (1982). Siyar A`l?m al-Nubal?`. Beirut: al-Resalah.
Al-Zirikl?, Khair al-D?n. (2002). Al-A`l?m: Q?m?s Tar?jim. Beirut: D?r al-`Ilm al-Mal?y?n.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). “ik.ti.raf”. Entri, diakses dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/iktiraf tanggal 25 Maret 2021.
Billa, Mu’tsim. (2010). Syi`r al-I`tir?f li Ab? Nuw?s: Dir?sah Ta?l?liyyah `Ar??iyyah wa Qaw?fiyyah. Skripsi. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
?aif, S. (1966). T?r?kh al-Adab al-`Arab? al-`A?r al-`Abb?s? al-Awwal. Kairo: Dar al-Maaref.
Fathoni, H. (2012). “Gaya Bahasa dalam Syair “al-I`tir?f” Karya Abu Nawas: Sebuah Analisis Stilistik” dalam Jurnal At-Ta’dib. 7(2). 205-224.
Herlina, N. (2020). Metode Sejarah (Edisi Revisi 2020). Bandung: Satya Historika.
?usain, M.N. (2009). Al-Maus?`ah al-`Arabiyyah al-Muyassarah. Beirut: Almaktaba Alassrya.
Ibnu al-Mu`taz, `Adull?h &`Abd al-Sat?r A?mad Far?j (eds.). (1956). Tabaq?t al-Syu`ar?. Kairo: Dar al-Maaref.
Ibnu Ka??r, Ism?`?l ibn `Umar. (1990). Al-Bid?yah wa al-Nih?yah. Beirut: al-Maaref.
Khaf?j?, Mu?ammad `Abd al-Mun`im. tt. D?w?n al-Im?m `Al?. Kairo: Dar Ibn Zaidun.
Ma’mun, T.N. (2015). Ilmu Al-`Arudl. Sumedang: Unpad Press.
Rofiah, N. (2017). Istiqb?l al-Adab? f? Syi’r al-I’tir?f li Ab? Nuw?s. Skripsi. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Sal?m, M.I. (1988). Al-Jauhar al-Naf?s f? Syi`r al-Im?m Mu?ammad ibn Idr?s. Kairo: Maktabah Ibn S?n?.
Setiawan, R.R. (2019). Lantunan Syair al-I`tir?f Pascaazan di Pondok Pesantren Darul Arafah Raya Desa Lau Bakeri, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang: Analisis Makna Teks dan Struktur Melodi. Skripsi. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Syams al-D?n, S. (2010). Ab? Nuw?s f? Naw?dirih wa Ba`? Qa???idih. Beirut: Alassrya.
Zaid?n, J. (2012). T?r?kh ?d?b al-Lugah al-`Arabiyyah. Kairo: Hindawi.
Zarz?r, N. (1985). D?w?n al-Im?m `Al?. Beirut: Dar al-Kotob al-Ilmiyah.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










