AGAMA DAN IRONI DALAM FILM HIJAB KARYA HANUNG BRAMANTYO

Penulis

  • Lilis Suryani Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran
  • Aquarini Priyatna Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran
  • Ari J. Adipurwawidjana Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v11i3.34675

Kata Kunci:

Hanung Bramantyo, agama, ironi

Abstrak

AbstrakFilm Hijab (2015) karya Hanung Bramantyo menyajikan kisah tentang proses pembuatan film oleh tokoh Chucky. Film Chucky itu sendiri merekam kisah empat tokoh perempuan yang bercerita tentang alasan mereka berhijab dan pengalaman hidupnya. Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan agama dan ironi yang ditampilkan baik dalam film Hanung maupun film Chucky. Film Hijab menunjukkan bagaimana Hanung dalam filmnya menyampaikan isu religius yang punya kesadaranbahwa filmnya akan menuai kontroversi jika membahas isu religiositas. Film Hijab ini tampaknya dibuat sebagai respons terhadap kontroversi yang sebelumnya diakibatkan oleh film yang dibuatnya. Dengan demikian, film ini merupakan film tentang permasalahan film, atau metafilm. Metafilm ini beroperasi dengan peranti ironi yang merupakan elemen penting dalam struktur genre komedi. Jadi bukan hanya agama yang dikomedikan sebagai alternatif pandangan supaya bisa dinegosiasi tetapi pembuatan film pun dinegosiasikan. Hanung sadar ada polemik bahwa setiap membuat film religius sering menuai kontroversi, tetapi Hanung tetap menunjukkan di dalam filmnya. Hanung menunjukkannya dengan metafilm yang diwakili oleh tokoh Chucky sebagai sutradara. Ironi menunjukkan adanya kesenjangan pengetahuan antartokoh, pembaca dan penonton. Kesenjangan itu membuat adanya ruang negosiasi dan menciptakan aspek humor dalam komedi. Agama dan film dikomedikan untuk membuka ruang pandangan alternatif. Kata kunci: Hanung Bramantyo, agama, ironi AbstractThe film Hijab (2015) by Hanung Bramantyo presents a story about the making of a film that directed by Chucky. Chucky's film itself records the story of four female characters who tell their reasons for wearing the hijab, and how they experiencing life. This paper aims to show how the religion and the irony that be shown in both the Hanung and Chucky films. The Hijab film itself shows how Hanung in his film conveys religious issues which was generate controversy if it discusses the issue of religiosity. This Hijab film seems to be made to responsed the controversy that previously caused by the film he made.  Thus, this film is a film that shown us about the problem of making a film, or a metafilm.  This metafilm operates by the device of irony which is an important element in the structure of the comedy genre.  So it was not only religion that was being made as a comedy which shown us an alternative point of view so that it can be negotiated, but filmmaking itself is also being negotiated. Hanung is aware that there is a polemic if he makes a religious film, he often gets controversy, but still Hanung shows it in his film. Hanung shows it by a metafilm that be represented by Chucky's character as the director. The Irony shows that there is a knowledge gap between characters, readers and viewers.  The gap itself creates a space for negotiation and creates an aspect of humor in comedy.  Religion in the film itself was comedic that open space for alternative views. Keywords:Hanung Bramantyo, religi , irony

Referensi

Afrisia, R. S. (2015). Riwayat Kontroversi Film-Film Hanung Bramantyo. Retrieved from https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20150123133015-220-26838/riwayat-kontroversi-film-film-hanung-bramantyo

Amer, S. (2014). What is Veiling? New York: University of North Caroline Press.

Anastasya, S. (2013). Teknik-Teknik Humor dalam Program Komedi di Televisi Swasta Indonesia. Jurnal E-Komunikasi, Volume 1, No. 1.

Assegaf, J. S. (2015). FILM KONTROVERSIAL : Film Hijab Lecehkan Islam? Begini Jawaban Zaskia. Retrieved from https://www.solopos.com/film-kontroversial-film-hijab-lecehkan-islam-begini-jawaban-zaskia-572003

Baso, M. (2015). Aurat dan Busana. Jurnal Al-Qadau, Volume 2 Nomor 2.

Colebrook, C. (2004). Irony. London and New York: Routledge.

Mardani, D. E. (2018). Kecenderungan Unsur-Unsur Ketidakadilan Gender Dalam Film Drama Komedi (Analisis Isi Film Hijab Karya Sutradara Hanung Bramantyo) (Skripsi), Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.

Pamugarwati, A. (2020). Profil Hanung Bramantyo, Salah Satu Sutradara Kenamaan di Tanah Air. Retrieved from https://entertainment.kompas.com/read/2020/02/28/190509366/profil-hanung-bramantyo-salah-satu-sutradara-kenamaan-di-tanah-air?page=all.

Stott, A. (2005). Comedy. New York and London: Routledge.

Syahroji, A. (2016). Konflik Identitas Peran Muslimah Dalam Keluarga (Analisis Naratif Pada Film Hijab Karya Hanung Bramantyo). (Skripsi), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Unduhan

Diterbitkan

2021-12-31

Cara Mengutip

Suryani, L., Priyatna, A., & Adipurwawidjana, A. J. (2021). AGAMA DAN IRONI DALAM FILM HIJAB KARYA HANUNG BRAMANTYO. Metahumaniora, 11(3), 256–267. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v11i3.34675