PENAMBAHAN FONEM VOKAL PADA GAIRAIGO DALAM LIRIK LAGU ALBUM “S. F. SOUND FURNITURE” KARYA CAPSULE
Kata Kunci:
gairaigo, penambahan fonem, fonem vokal, lirik lagu, bahasa JepangAbstrak
Dalam bahasa Jepang, gairaigo merupakan kata serapan atau kata pinjaman dari bahasa asing. Ketika mengadaptasikan suatu kata atau istilah dari bahasa lain, maka kata tersebut harus disesuaikan dengan aturan-aturan yang terdapat pada bahasa Jepang, seperti pada aspek fonologisnya. Bahasa Inggris memiliki silabel terbuka dan tertutup, yang kemudian menjadi masalah jika kata yang terdiri dari silabel tertutup dipinjam oleh bahasa Jepang. Oleh karena itu, agar silabel tertutup dapat menjadi silabel terbuka, perlu ditambahkan fonem vokal tertentu pada silabel tertutup tersebut. Fonem-fonem ini adalah fonem /i/, /u/, dan /o/, sesuai dengan teori Kawarazaki (1989) dan teori Kubozono (2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses penambahan fonem vokal yang terjadi pada gairaigo dalam album “S. F. sound furniture” karya duo musikus Jepang CAPSULE. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 data gairaigo dari album tersebut dan masing-masing 8 data mengalami penambahan fonem vokal di bagian tengah kata dan akhir kata.Referensi
Chaer, Abdul. (2019). Linguistik Umum Edisi Revisi. Cetakan ke-4. Jakarta: Rineka Cipta.
Kania, F. D., Supriatnaningsih, R., & Wardhana, C. K. (2018). Analisis Gairaigo Yang Terdapat Dalam Media Cetak Yomiuri Shinbun. Chi’e: Journal of Japanese Learning and Teaching, 6(1), 25-29. https://doi.org/10.15294/chie.v6i1.22579
Kawarazaki, Mikio. (1979). Nihongo Kana Nyuumon (Indoneshiagohan). Tokyo: Bonjinsha.
Kindaichi, Haruhiko. (1989). Nihongo Daijiten. Tokyo: Kodansha.
Kubozono, Haruo. (2015). Handbook of Japanese Phonetics and Phonology. In: Shibatani, Masayoshi & Kageyama, Taro. (2015). Handbook of Japanese Language and Linguistics. Berlin: De Gruyter Mouton.
Muslihah, M. Proses Penyerapan Kata Bahasa Inggris Ke Dalam Bahasa Jepang:(Kajian Fonologi Generatif Transformasional). Izumi, 7(2), 73-83. https://doi.org/10.14710/izumi.7.2.73-83
Nofiarti, Y. (2021). Pelafalan (Hatsuon) Gairaigo Dalam Komik Aoharu X Machinegun Karya Naoe Kajian: Fonologi. Abstract of Undergraduate Research, Faculty of Humanities, Bung Hatta University, 2(3), 19-22.
Sari, I., & Sawirman, S. (2014). Proses Fonologis Kata Serapan Bahasa Inggris Ke Dalam Bahasa Jepang. Linguistika Kultura, 7(3). 15-38.
Sudjianto & Dahidi, A. (2019). Pengantar Linguistik Bahasa Jepang. Cetakan ke-3. Jakarta: Kesaint Blanc.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Cetakan ke-19. Bandung: Alfabeta.
Sutedi, Dedi. (2011). Dasar-dasar Linguistik Bahasa Jepang. Cetakan ke-4. Bandung: Humaniora.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










