Adaptasi Nama-Nama Tokoh dalam Drama “Inspektur Jendral” Karya N.V. Gogol
Kata Kunci:
Inspektur jendral, drama Gogol, namaAbstrak
Nama-nama tokoh dalam karya-karya Gogol senantiasa mencerminkan karakter tokoh tersebut, begitu pula dengan nama tokoh dalam drama “Inspektur Jendral”. Sistem antroponim Rusia dan Eropa memiliki banyak kesamaan. Nama lengkap meliputi nama keluarga, nama depan, dan nama tengah. Ciri khas nama orang Rusia jika dibandingkan dengan nama Eropa pada umumnya adalah nama tengah yang berasal dari nama ayahnya, sering disebut patronimik. Penelitian ini membahas adaptasi nama tokoh drama “Inspektur Jendral” karya Nikolai Vasilevich Gogol dalam dua pementasan di Indonesia, di Bandung dan Jakarta, dengan judul yang sama. Metode penelitian menggunakan analisis perbandingan, etimologi, rekonstruksi nama, dan stilistika. Hasil analisis menunjukkan bahwa adaptasi nama tokoh drama ke dalam Bahasa Indonesia disesuaikan dengan tempat dan latar budaya pertunjukan lakon tersebut. Dalam adaptasi yang dilakukan oleh N. Riantiarno nama-nama tersebut menggunakan nama tokoh pewayangan, sedangkan adapatasi yang dilakukan oleh Arya Sanjaya menggunakan nama bangsawan Sunda. Arti nama-nama tokoh dalam Bahasa Rusia, tidak menunjukkan hal yang positif sebagaimana karakter tokohnya, sedangkan adapatasi dalam karya Arya Sanjaya menunjukkan hal yang sebaliknya.Referensi
Anderson, B. R. O. (2003). Mitologi dan Toleransi Orang Jawa. Bentang Budaya.
Baker, M., & Saldanha, G. (2009). Translating and interpreting. In Routledge (2nd ed., p. 1364). Routledge.
Hadi, W. (2001). Negeri Perempuan. Pustaka Firdaus.
Hidayat, R. T., Haerudin, D., Muhtadin, T. A. N., Darpan, & Sastramidjaja, A. (2007). Peperenian Urang Sunda. Kiblat.
Kulibin, I. (2018). Govoryaschie Familii. Imena i Famili, stavshie naritsatel’nymi i pereshedshie v nazvaniya. Tsentropoligraf.
Petrovsky, N. A. (1966). Slovar’ russkix lichnyx imen. Sovetskaya Entsiklopediya.
Sobarna, C. (1993). Makna Nama: Cara berfikir Masyarakat Sunda. In R. Sibarani & H. G. Tarigan (Eds.), Makna Nama dalam Bahasa Nusantara: Sebuah Kajian Antropolinguistik (pp. 71–83). Bumi Siliwangi.
Sobarna, C., & Afsari, A. S. (2020). Pola Nama pada Masyarakat Baduy. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 9(2), 287–300. https://doi.org/https://doi.org/10.26499/rnh.v9i2.2939.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










