THE USE OF CODE MIXING BETWEEN INDONESIA AND ENGLISH LANGUAGE ON RUANG SANDI PODCAST
Kata Kunci:
Code Mixing, Podcast.Abstrak
The purpose of the research was to find out the forms of code mixing and the dominant forms of code mixing used by podcaster and guest star on Ruang Sandi podcast. The researcher took the data from six videos on Ruang Sandi podcast, from June 2020 until January 2021, especially the woman guest stars aged 20 to 30 years. This research was descriptive qualitative. The researcher used documentation method in collecting the data and then the data were classified using Suwito’s theory and presented in table form. Based on the result of the study, the researcher found that there were 705 code mixing consisting of 290 insertion of word, 216 insertion of phrase, 75 insertion of hybrid, 18 insertion of reduplication, 11 insertion of idiom, and 95 insertion of clause. The dominant forms was insertion of word with the percentage 41,13%.Referensi
Carstairs McCarthy, A. (2002). An Introduction to English Morphology: Words and Their Structure. MPG Books Ltd.
F. Risdianto. (2013). An Introduction to Sociolinguistics. STAIN Salatiga Press.
Fadilah, E., Yudhapramesti, P., & Aristi, N. (2017). Podcast sebagai Alternatif Distribusi Konten Audio. Jurnal Kajian Jurnalisme, 1(1), 90–104. https://doi.org/10.24198/kj.v1i1.10562
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik. Gramedia Pustaka Utama.
Sali, A, T. (2013). Variationist Sociolinguistics. Change, Observation, Interpretation.
Sanggam Siahaan. (2008). Issues in Linguistics. Graha Ilmu.
Saputro, A. (2013). The Analysis Of Indonesian-English Codes Mixing Used In “Marmut Merah Jambu” Novel. Stain Salatiga.
Sumarsono. (2014). Sosiolinguistik. Pustaka Belajar.
Suwito. (1983). Pengantar Awal Sosiolinguistik Teori dan Problema. UNS Press.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










