MUSLIM PADA MASA AWAL KESULTANAN ISLAM CIREBON DALAM BERITA CHINA KLENTENG TALANG VERSI KOLONIAL

Penulis

  • Widyo Nugrahanto
  • Kunto Sofianto
  • Ade Kosasih
  • Dade Mahzuni

DOI:

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v12i3.41029

Kata Kunci:

Berita China, Versi Kolonial, Klenteng Talang, Tionghoa Muslim, Kesultanan Islam Cirebon

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan para pemeluk Agama Islam atau muslim yang pertama berada di Cirebon Jawa Barat. Dalam hal ini, penelitian ini menjawab pertanyaan siapakah para muslim pertama yang berada di Cirebon Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah Metode Sejarah yang terdiri dari Heuristik, Kritik, Interpretasi dan Historiografi. Selain itu juga menganalisis teks dalam Berita China Klenteng Talang Versi Kolonial dengan metode interteks pada teks-teks Berita China Klenteng Talang Versi Kolonial ini. Hasil penelitian ini adalah bahwa muslim yang pertama kali berada di Cirebon atau Jawa Barat adalah orang-orang Tionghoa Muslim. Mereka ini berada di Cirebon setelah pelayaran Cheng Ho ke Nusantara. Setelah pelayaran Cheng Ho berdiri tiga kampung pemukiman orang Tionghoa yaitu Talang, Sarindil dan Sembung. Tionghoa Muslim itu pula yang ikut membantu Sunan Gunung Jati mendirikan Kesultanan Islam Cirebon dan menyebarkan Agama Islam ke daerah Galuh di pedalaman Jawa Barat. Tokoh-tokoh utama Tionghoa Muslim yang hidup ketika itu adalah Tan Eng Hoat, Koeng Woe Ping, Tan Sam Tjai dan Koeng Sem Pak.

Referensi

Djajadiningrat, H. (1983). Tinjauan Kritis Sajarah Banten. Jakarta: Djambatan.

Ekadjati, E.S. (2005). Sunan Gunung Jati; Penyebar dan Penegak Islam di Tatar Sunda.Jakarta: Pustaka Jaya.

Erwantoro, H. (2012). Sejarah Singkat kerajaan Cirebon. Patanjala. 4(1), 170-183. DOI: http://dx.doi.org/10.30959/patanjala.v4i1.130.

Graaf, H.J. de & Th. G. Th Pigeaud. (1984). Chinese Muslims in Java in The 15th and 16th centuries; The Malay Annals of Semarang and Cerbon. Monash Papers on Southeast Asia no 12.

Gottchalk, L. (1975). Mengerti Sejarah. Terjemahan Nugroho Notosusanto. Jakarta: Yayasan Penerbit Universitas Indonesia.

Kuntowidjoyo. (1995). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Bentang.

Muljana, S. (1968). Runtuhnja Keradjaan Hindu-Djawa dan Timbulnja Negara Negara Islam di Nusantara. Jakarta: Bhratara.

Nugrahanto, W. (2006). Dinasti China Muslim di Nusantara; Berdasarkan Kronik Berita China Kelenteng Sam Po Kong. Sumedang: Uvulapress.

Nugrahanto, W. (2013). Misteri Naskah Klenteng Semarang dan Cirebon; Wacana Tionghoa Muslim di Nusantara abad ke-15 dan ke-16. Bandung: Bina Manggala Widya.

Nugrahanto, W. (2020). Misteri Berita China Klenteng Sam Po Kong dan Berita China Klenteng TalangVersi Kolonial. Bandung: Unpad Press.

Parlindungan, M.O. (1964). Pongkinangolngolan Sinambela Gelar Tuanku Rao. Tanpa kota: Tanjung Pengharapan.

Satibi, I. (Tanpa Tahun). Sekilas Mengenai Chen San Say (Tan Sam Cay). Cirebon: Klenteng Talang.

Satibi, I. (Tanpa Tahun). Kelenteng Tiao Kak Sie, Kelenteng Talang dan Tan Sam Cay. Cirebon: Klenteng Talang.

Zulhadi, T. (2019). Eksistensi Masyarakat Islam di Cina”. Jurnal Al-Bayan. 25(2), 386-399.

Unduhan

Diterbitkan

2022-12-02

Cara Mengutip

Nugrahanto, W., Sofianto, K., Kosasih, A., & Mahzuni, D. (2022). MUSLIM PADA MASA AWAL KESULTANAN ISLAM CIREBON DALAM BERITA CHINA KLENTENG TALANG VERSI KOLONIAL. Metahumaniora, 12(3), 246–253. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v12i3.41029