ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN TATA BAHASA RUSIA DALAM PEMANDUAN WISATA DI PULAU BALI (STUDI KASUS TERHADAP PRAMUWISATA DI BALI)
DOI:
https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v13i1.42608Kata Kunci:
Pramuwisata, Bali, Tata Bahasa RusiaAbstrak
Salah satu penggunaan bahasa Rusia yang sangat berkembang saat ini adalah di bidang pariwisata, khususnya dalam hal pemanduan wisata di pulau Bali. Banyaknya wisatawan Rusia yang datang ke Bali sekitar tahun 2000 an, secara otomatis menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang mahir berbahasa Rusia, baik secara lisan maupun tulisan. Salah satu profesi yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan wisata ini adalah pramuwisata. Namun bahasa Rusia tidaklah semudah yang dibayangkan. Hal ini terlihat dari banyaknya kesalahan tata bahasa dalam tuturan lisan yang disampaikan oleh pramuwisata berbahasa Rusia. Melihat hal tersebut, penulis merasa perlu untuk melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui jenis tata bahasa apa saja yang sering salah digunakan oleh pramuwisata, dan untuk mengetahui faktor penyebab kesalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan memaparkan hasil penelitian apa adanya. Sumber data diperoleh dengan teknik simak catat dan wawancara terhadap empat pramuwisata berbahasa Rusia. Hasil penelitian menunjukan bahwa pramuwisata berbahasa Rusia di Bali masih mengalami banyak kesalahan dalam penggunaan tata bahasa Rusia, khususnya terkait konjugasi verba, deklinasi nomina dan adjektiva, penggunaan preposisi, dan aspek verba bahasa Rusia. Adapun penyebab kesalahan tersebut adalah karena kerumitan tata bahasa Rusia yang sangat berbeda dengan tata bahasa Indonesia, sikap permakluman dari wisatawan Rusia terhadap kesalahan penutur, dan adanya tuntutan yang besar akan ketersediaan pramuwisata berbahasa Rusia dalam waktu singkat.Referensi
Dewi, A.P. & Machdalena, S. (2018). Bali di Mata Wisatawan Rusia. Bandung: Universitas Padjadjaran.
Dewi, A.P. (2021). Ragam Preposisi dan Penggunaannya dalam Bahasa Rusia. Bandung: Universitas Padjadjaran.
Karavanova, N.B. (2013). Govorite Pravil’no. Kurs Russkoj Razgovornoj Rechi. Moskva: Russkij Jazyk Kursy.
Laskareva, E.R. (2018). Chistaja Grammatika. Sankt Peterburg: Zlatoust.
Maulana, D.I. (2010). Analisis Kesalahan Penggunaan Deklinasi dan Konjugasi Bahasa Rusia: Studi Kasus Terhadap Empat Pemandu Wisata di Bali. Depok: Universitas Indonesia.
Pexlivanova, K.I & Lebedeva, M.N. (2018). Grammatika Russkogo Jazyka V Illjustratsijax. Moskva: Russkij Jazyk Kursy.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Verescagin E.M. & Kostomarov. V.G. (1990). Yazyk I Kul’turij. Moskva: Russkij Yazyk.
Xavronina, S. & Xaplamova, L. (2000). Russkij Jazyk: Leksiko-Grammaticheskij Kurs Dlja Nachinajuschix. Moskva: Russkij Jazyk.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










