ALIENASI DALAM NOVEL THE GOLDFINCH KARYA DONNA TARTT
Kata Kunci:
alienasi, perbedaan kelas sosial, aspek naratif, fokalisasi, ruangAbstrak
Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana isu alienasi disajikan sekaligus dikategorikan dalam novel ketiga karya Donna Tartt yaitu The Goldfinch (2013), dan juga menunjukkan bagaimana penyajian isu ini menunjukkan ketiadaan perpindahan kelas sosial. Isu alienasi tersebut merujuk pada konsep alienasi dalam kesusastraan yang dikemukakan oleh Mary Horton, Nancy Gray Diaz, dan Jennifer McClinton-Temple. Dalam artikel ini, alienasi sebagai suatu konsep dalam novel diteliti melalui aspek-aspek naratif seperti fokalisasi dan ruang berdasarkan teori naratologi yang dijelaskan oleh Mieke Bal. Tokoh utama dalam novel, yang secara bersamaan berperan sebagai fokalisator dan narator, mengekspresikan rasa keterasingan dan keterpisahan dari hal-hal di sekitarnya ketika berupaya menaikkan status kelas sosianya. Penyajian alienasi tokoh utama dari komunitasnya, lingkungan fisiknya—baik dari kelas pekerja maupun kelas menengah ke atas—dan dari dirinya sendiri atau kondisi kemanusiaannya merepresentasikan alienasi dirinya dari kelas pekerja dan kelas-kelas di atasnya. Kami berargumentasi bahwa novel ini menunjukkan tiadanya kemungkinan kenaikan kelas sosial dari kelas bawah ke kelas atas.Referensi
Axelrod, S.G. (2009). Alienation and Renewal in Sylvia Plath’s The Bell Jar. In H. Bloom, & B. Hobby, Literary Themes: Alienation. Infobase Publishing.
Bal, M. (1997). Narratology: Introduction to the theory of narrative (2nd ed.). University of Toronto Press.
Bloom, H., & Hobby, B. (Eds.). (2009). Alienation. Infobase Publishing.
Corrigan, Y. (2018). Donna Tartt’s Dostoevsky: Trauma and the Displaced Self. Comparative Literature, 70,(4), 392-407.
Cuenca, M. (2017). “To Love What Death Doesn’t Touch”: Questioning Capitalist Masculinity in Donna Tartt’s The Goldfinch. In J. M. Armengol, M. Bosch-Vilarrubias, À. Carabí, & T. Requena-Pelegrí, Masculinities and Literary Studies: Intersections and New Directions (Vol. 22). New York: Taylor & Francis.
Diaz, N. G. (1988). Alienation. In J. C. Seigneuret, Dictionary of Literary Themes and Motifs A-J. Greenwood Publishing Group.
Doyle, C. (2019). Donna Tartt on The Goldfinch, Inspiration, and the Perils of Literary Fame. Town & Country. Accessed from https://www. townandcountrymag.com/ leisure/arts-and- culture/a29022016/donna-tartt-goldfinch-interview/, in September 2021.
Horton, M. (1978). The Literature of Alienation. The Sociological Review, 26,(1), 197-220.
Jacklosky, R. (2020). ‘The Thing and Not the Thing’: The Contemporary Dickensian Novel and Donna Tartt’s The Goldfinch (2013). In E. Bell, Dickens After Dickens. Heslington, York: White Rose University Press.
McClinton-Temple, J. (2011). Encyclopedia of Themes in Literature. Facts on File.
Quinn, E. (2006). A Dictionary of Literary and Thematic Terms (2nd ed.). Infobase Publishing.
Rader, P. J. (2015). “Life Has Got Awfully Dramatic All of a Sudden, Hasn’t It? Just Like a Fiction”: The Art of Writing Life in Donna Tartt’s Novels. In K. W. Shands, G. G. Mikrut, D. R. Pattanaik, & K. Ferreira-Meyers, Writing the Self: Essays of Autobiography and Autofiction. Södertörns högskola.
Tartt, D. (2013). The Goldfinch. New York: Back Bay Books.
Van Bark, B. S. (1961). The alienated person in literature. American Journal of Psychoanalysis, 21(2), 183-193
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










