NARASI ORDE BARU DALAM CERPEN-CERPEN LINDA CHRISTANTY

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i3.45853

Penulis

Kata Kunci:

Linda Christanty, Orde Baru, Pelanggaran HAM, Naratologi

Abstrak

Linda Christanty merupakan seorang penulis sekaligus jurnalis dan bergerak di dunia aktivis di era Orde Baru. Kepeduliannya terhadap persoalan bangsa dan pihak-pihak marginal tergambarkan dalam karya-karyanya. Analisis terhadap tiga cerpen yang berjudul Kuda Terbang Maria Pinto, Makan Malam, dan Makam Keempat dilakukan untuk melihat bagaimana Orde Baru dinarasikan dalam teks. Oleh sebab itu, penelitian dilakukan menggunakan teori Naratologi Genette untuk melihat narasi Orde Baru melalui tuturan narator dan fokalisator. Hasil dari penelitian menunjukkan berbagai fenomena dan konflik yang terjadi di masa Orde Baru yaitu, konflik politik Timor Timur, Kudeta dan fenomena eksil, serta pergerakan aktivis. Konflik dan peristiwa tersebut menyebabkan terjadinya pelanggaran HAM berupa pembunuhan, kekerasan, dan diskriminasi terhadap pihak marginal. Dalam cerpen-cerpen Linda Christanty, Orde Baru dicirikan sebagai era pemerintahan yang otoriter dan terjadinya pelanggaran HAM. Cerpen-cerpen ini hadir sebagai sindiran, kritikan dan suara kepedulian terhadap apa yang dialami oleh pihak-pihak marginal.

Referensi

Aleida, M. (2017). Tanah Air yang Hilang; Wawancara dengan Orang-orang “Klayaban” di Eropa. Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara. atas Teks-teks Sastra dan Nonsastra Tahun 1966-1998. Ringkasan Disertasi Fakultas Ilmu Budaya UGM.

Budiman, M. (2013). Sastra dan Industri Budaya Populer dalam Pasar Budaya Indonesia. Paper for Seminar Antarabangsa Kesusasteraan Asia Tenggara (SAKAT) VIII: “Kreativiti dan Inovasi Sastera dalam Industri Kreatif”, Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur, Malysia, 17-18 Oktober 2013, pada URL: https://www.academia.edu/27026564/SASTRA_DAN_INDUSTRI_BUDAYA_POPULER_DALAM_PASAR_BUDAYA_INDONESIA

Chistanty, L. (2004). Kuda Terbang Maria Pinto. Jakarta: Katakita.

Dovidio, J.F. (2010). Prejudice, Stereotyping, and Discrimination: Theoretical and Empirical Overview. Sage Publications Ltd.

Effendi, W. & Prasetyadji. (2008). Tionghoa dalam Cengkeraman SBKRI. Jakarta: Transmedia Pustaka.

Genette, G. (1980). Narrative Discourse: An Essay in Method (J. E. Lewin., Trans.). New York: Cornell University Press

Moleong, L.J. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: RosdaKarya.

Taum, Y.Y. (2012). Representasi Tragedi 1965: Kajian New Historicism

Taum, Y.Y. (2014). Tragedi 1965 dalam Karya-karya Umar Kayam: Perspektif Antonia Gramsci. JIK Sintesis. 8,(1).

Yulinawati, L.R. (2019). Representasi Situasi Politik Orde Baru dalam Novel Pulang Karya Leila S. Chudory. Senasbasa: 3,(2). 589-596.

Diterbitkan

2024-12-16

Cara Mengutip

Fadhila, M., & Adipurwawidjana, A. J. (2024). NARASI ORDE BARU DALAM CERPEN-CERPEN LINDA CHRISTANTY. Metahumaniora, 14(3), 222–231. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i3.45853