GAMBARAN VAMPIR DALAM SASTRA ANAK DER KLEINE VAMPIR ZIEHT UM KARYA ANGELA SOMMER-BODENBURG
DOI:
https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v13i1.45915Kata Kunci:
vampir, sastra anak, mitos, Angela Sommer-BodenburgAbstrak
Sosok vampir dalam cerita Jerman sudah ada sejak lama. Karakter vampir merupakan karakter yang menarik dalam buku fiksi fantasi anak. Penelitian ini mendeskripsikan gambaran vampir dalam sastra anak atau Kinderroman Der kleine Vampir zieht um karya Angela Sommer-Bodenburg. Judul ini merupakan seri kedua dalam seri Vampir karya Angela Sommer-Bodenburg. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dalam kaitannya dengan pendekatan sosiologi sastra yang dikemukakan Goldmann (1981) dan dikaitkan dengan mitos vampir di masyarakat. Teori ini digunakan untuk melakukan studi pustaka terhadap sastra anak Der kleine Vampir zieht um untuk selanjutnya dijadikan dasar analisis terhadap penggamabaran tokoh vampir yang terdapat dalam sastra anak ini. Tokoh utama bernama Rüdiger adalah sosok vampir yang dalam buku ini digambarkan sebagai sosok yang sangat baik, meskipun ia menakutkan. Ia berteman dengan Anton, seorang anak laki-laki yang ruang bawah tanah rumahnya ditinggali Rüdiger. Berdasarkan mitos vampir, sosok vampir, yang secara historis digambarkan sebagai makhluk menakutkan dan jahat, menjadi karakter yang dekat dengan anak-anak. Sosok vampir yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan karakter khasnya, seperti wajah yang pucat, memiliki gigi tajam dan berpenampilan lusuh, digambarkan dalam buku ini sebagai sosok yang ramah, sehingga bisa berteman baik dengan anak-anak.Referensi
Barber, P. (1988). Vampires, Burial, and Death. Folklore and Reality. New Haven and London: Yale University Press.
Der Vampir: Merkmale und Eigenschaften, (2020). diakses dari https://satanshimmel.de/vampir-merkmale-und-eigenschaften/ tanggal 17 Oktober 2022
Deutsches Universalwörterbuch. 5., neu bearb. Aufl. Hrsg. von der Dudenreaktion. Mannheim: Dudenverlag.
Doderer, K. (1992). Literarische Jugendkultur: Kulturelle und gesellschaftliche Aspekte der Kinder- und Jugendliteratur in Deutschland. Weinheim: Juventa Verlag.
Duchek, A. (2006). Dracula und seines Gleichen. Eine Untersuchung zu modernen Vampirdarstellungen. Heidelberg: Universitätsverlag Winter.
Goldmann, L. (1981). Method in the Sociology of Literature. Oxford: Basil Blackwell.
Haas, G. (2003). Aspekte der Kinder- und Jugendliteratur. Genres, Formen und Funktionen, Autoren. Frankfurt am Main: Peter Lang.
Luoma, S. (2017). Die Darstellung der Vampire und vampirische Ausdrücke in Angela Sommer-Bodenburgs Kinderbüchern Anton und der kleine Vampir. In der Höhle des Löwen und Anton und der kleine Vampir. Böse Überraschungen. Tesis. Finlandia: Universitas Vaasa.
Mannhardt, W./H & Ignáz, J. (2004). Über Vampirismus. Leipzig: Superbia Verlag.
Nikolajeva, M. (1988). The Magic Code. The Use of Magic Patterns in Fantasy for Children. Stockholm: Almqvist & Wiksell.
Nordin, L. (2011). Vampire erleben Abenteuer in Kinderbüchern. Von: Tuomas Hovi/Merja Leppälahti (Hrsg.): Vampire von der Folklore zur Populärkultur. Turku Finland: Uniprint
Nurgiantoro, B. (2013). “Sastra Anak, Pengantar Pemahaman Dunia Anak.” Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Reumüller, J. (2011). Untersuchungen zum Vampirismus im Kontext von Geschlechterkonstruktion an selbst gewählten literarischen und filmischen Beispielen. Skripsi. Essen: Universität Duisburg.
Sommer-Bodenburg, A. (1980). Der kleine Vampir zieht um. Hamburg: Rowohlt Taschenbuch.
Tille, R. (2013). Der Vampir als Element der Literaturgeschichte. Literaturwissenschaftliche Untersuchung zur schwarzromantischen Vampirmotivik. Hamburg: Diplomica Verlag.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










