PERLUASAN MAKNA KOSAKATA OLAHRAGA DALAM BAHASA JEPANG

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v13i2.46163

Penulis

  • Sigit Sugiarto Departemen Linguistik FIB UNPAD
  • Muhammad Iqbal Abdul Rozak Faculty of Humanities Nagoya University

Kata Kunci:

perluasan makna, kosakata olahraga, bahasa Jepang

Abstrak

Artikel ini berjudul perluasan makan kosakata olahraga dalam Bahasa Jepang dengan mengambil data dari artikel koran bahasa Jepang. Kosakata olah raga banyak mengalami perluasan makna sehingga tidak hanya digunakan hanya dalam lingkup komunikasi bidang olahraga, tetapi juga digunakan dalam lingkup yang lebih luas pada komunikasi sehari-hari dalam berbagai bidang. Sebagai contoh pada olahraga sumou terdapat istilah Yokozuna yang berarti juara utama pada kompetisi pertandingan sumou. Pada ungkapan ‘Depaatokai no yokozuna (yokozuna di dunia department store)’, kata Yokozuna ini juga digunakan pada bidang selain sumou yaitu untuk menunjukan makna nomor satu pada bidang tersebut. Selain pada kosakata olahraga sumou, perluasan makna juga terlihat pada olahraga lainnya yang popular di Jepang seperti bisbol, tinju, sepakboka, atletik, dan sebagainya. Menurut Momiyama (2005), penggunaan istilah kosakata olahraga dalam bidang lain adalah sebagai suatu bentuk stategi dalam berkomunikasi dengan menggunakan bidang olahraga yang lebih banyak dipahami secara umum sehingga maksud yang ingin disampaikan dapat lebih mudah untuk segera dipahami oleh lawan bicara. Pada artikel ini, penulis akan mengangkat dan menganalisis beberapa istilah dari 5 olahraga populer di Jepang yaitu sumou, yakyuu/bisbol, bokusinngu/tinju, sakkaa/sepakbola, dan rikujoukyougi/atletik untuk mencari tahu kosakata apa saja yang mengalami perluasan makna dan bidang apa saja perluasan makna tersebut digunakan dalam masyarakat pengguna bahasa Jepang.

Biografi Penulis

Sigit Sugiarto, Departemen Linguistik FIB UNPAD

Dosen tetap di Prodi Sastra Jepang FIB UNPADDepartemen Linguistik FIB UNPAD

Muhammad Iqbal Abdul Rozak, Faculty of Humanities Nagoya University

Mahasiswa Pascasarjana (S2) Faculty of Humanities Nagoya University

Referensi

Amatanon, M. (2005). Politics and Metaphor (????????). ?????. ????(39), 19-36.

Haga, Y. (1960). Seikatsu no Naka ni Haitta Supo-ysu Yougo ????????????????. Gengo Seikatsu(109), 24-31.

Kitahara, Y. (. (2009). Meikyou Kokugo Jiten (??????). ?????.

Lakoff, G., & Johnson, M. (1980). Metaphor We Live By???????(1986)????????????????. (??????, Trans.) The University of Chicago Press.

Momiyama, Y. (2006). ??????????????(1)? ????(?? 1)?. ???????????????(14), 93-123.

Momiyama, Y. (2007). ??????????????(2)? ????(??2)?. ???????????????(15), 101-123.

Ogura, S. (2011). ????????’supo-tsu yougo jiten’ . Tokyo: Sanshuusha.

Shinmura, I.-H. (. (2008). Koujien Dai 6 ban (??????). ????.

Sugiarto, S. (2016). ??????????????. ???????(10), 23-35.

Diterbitkan

2023-09-05

Cara Mengutip

Sugiarto, S., & Abdul Rozak, M. I. (2023). PERLUASAN MAKNA KOSAKATA OLAHRAGA DALAM BAHASA JEPANG. Metahumaniora, 13(2), 93–99. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v13i2.46163