EKSPRESI CINTA REMAJA DALAM NOVEL TEENLIT JINGGA DAN SENJA KARYA ESTI KINASIH
DOI:
https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v13i3.48120Kata Kunci:
cinta, remaja, teenlit, jingga dan senja, psikologiAbstrak
Cinta yang menggebu-gebu mulai dirasakan oleh individu ketika memasuki usia remaja. Hal itu disebabkan cinta memengaruhi segala aspek kehidupan remaja. Cinta yang diekspresikan oleh para remaja dilakukan dalam bentuk yang berbeda-beda. Novel teenlit Jingga dan Senja karya Esti Kinasih merupakan salah satu novel yang membahas tentang perilaku dan cara pandang remaja terhadap cinta. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian ini dengan empat tujuan ekspresi cinta, yaitu (1) mendeskripsikan ekspresi cinta dari segi perhatian, (2) mendeskripsikan ekspresi cinta dari segi tanggung jawab, (3) mendeskripsikan ekspresi cinta dari segi rasa hormat, dan (4) mendeskripsikan ekspresi cinta dari segi pengetahuan. Metode yang dimanfaatkan untuk mengkaji empat tujuan tersebut adalah metode kualitatif dengan pendekatan psikologi cinta Erich Fromm. Data penelitian ini berupa dialog dan narasi yang terdapat dalam novel teenlit Jingga dan Senja yang bersumber dari novel teenlit Jingga dan Senja karya Esti Kinasih. Teknik dokumentasi dimanfaatkan untuk pengumpulan data penelitian. Teori Milles dan Hubberman yang disebut model alir digunakan untuk menganalisis data. Penelitian ini menemukan empat hasil ekspresi cinta, yaitu (1) segi perhatian dieskpresikan dalam bentuk perlindungan dan pengorbanan, (2) segi tanggung jawab dieskpresikan dalam bentuk kebutuhan jasmani dan cinta erotis, (3) rasa hormat diekspresikan dalam bentuk mencintai keunikan atau menghargai keunikan, dan (4) segi pengetahuan diekspresikan dalam bentuk perasaan khawatir.Referensi
Abdiani, H.T., & Ahamdi, A. (2020). Konsep Cinta dalam Novel Seumpama Matahari Karya Arafat Nur: Kajian Psikologi Robert J. Sternberg. Universitas Islam Negeri Surabaya, 7(3), 1–13.
Apriantika, S.G. (2021). Konsep Cinta Menurut Erich Fromm; Upaya Menghindari Tindak Kekerasan dalam Pacaran. DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi, 10(1), 44–60. https://doi.org/10.21831/dimensia.v10i1.41050
Clingan, J. (2015). A pedagogy of Love. Journal of Sustainability Education, 9(2), 2151–2160.
Dalimunthe, S.R.K., Hendra, Y., & Matondang, A. (2020). Persepsi Masyarakat Tentang Persahabatan dalam Film 5 cm (Studi Deskriptif Pada Siswa SMK Negeri 1 Barumun Padang Lawas). PERSPEKTIF, 9(1), 38–45. https://doi.org/10.31289/perspektif.v9i1.2587
Dewojati, C. (2019). Sastra Populer Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Fromm, E. (2020). The Art of Loving Memaknai Hakikat Cinta. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Fuad, A.D., & Dermawan, T. (2022). Pandangan Dunia Kahlil Gibran dalam Novel Sayap-Sayap Patah. Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 85–100.
Intan, T. (2020). Resepsi Remaja Perempuan Pembaca Novel Populer. Metahumaniora, 9(2), 157. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v9i2.23900
Kinasih, E. (2010). Jingga dan Senja. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Mamurkhanovna, D.B. (2022). The Concept Of “Love” As An Important Element Of The Emotional World Landscape. EPRA International Journal of Research & Development (IJRD), 7(5), 95–98.
Milles, M.B., & Hubberman, A.M. (2014). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
Mohammadi, M., & Namdar, L. (2022). Belquis Character Analysis in Kelidar’s Novel Based on Erich Fromm’s Theory of Love. Jostarnameh Journal of comparative Literature Studies, 6(19), 59–84.
Nadiarenita, A.A., & Hidayah, N. (2018). Analisis Teori Ekspresi Cinta Remaja Sebagai Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko dengan Menggunakan Strategi Penekanan Ekspresif. Indonesian Journal of Educational Counseling, 2(2), 151–162. https://doi.org/10.30653/001.201822.28
Setyowati, S., & Supriyanto, D.T. (2017). Proses Aktualisasi Diri Tokoh Utama dalam Dwilogi Novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 169–178. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/seloka
Sulaiman, H., Purnama, S., Hidayati, L., & Saleh, N. H. (2020). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja Pengasuhan Anak Lintas Budaya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sulistiyo, A.T., & Syihabuddin. (2022). Cinta: Objek dan Puisi (Konsep Cinta Erich Fromm dalam Puisi-puisi Karya W.S Rendra). Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(1), 01–18. https://doi.org/10.55606/jpbb.v1i2.883
Utami, A.N. (2022). Ekspresi Cinta pada Dewasa Awal yang Berpacaran. Acta Psychologia, 4(1), 29–37.
Wardani, Y.K., & Karkono. (2021). Patologi Sosial dalam Novel Dua Garis Biru Karya Lucia Priandarini. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 1(3), 343–355.
Zahro, A., Santoso, A., Dawud, & Hs, W. (2017). Expression of Language in Construction Physical Femininity Written in Indonesian Teen Lit. EPH - International Journal of Humanities and Social Science, 2(1), 19–23. https://doi.org/10.53555/eijhss.v2i1.16
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










