ANALISIS SEMIOTIKA SOSIAL DALAM POSTER-POSTER RAMADAN
Kata Kunci:
poster Ramadan, semiotika sosial, makna tanda, teks dan konteks, HallidayAbstrak
Poster-poster Ramadan di Kampung Kuningan terdiri atas tulisan dan gambar yang memiliki maksud tertentu dan berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat sehingga proses pemaknaan terhadap poster tersebut perlu dikaitkan dengan konteks sosial yang ada dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan pesan yang terdapat dalam poster-poster Ramadan di Kampung Kuningan dengan perspektif semiotika sosial M.A.K. Halliday (1978). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data berupa tulisan dan gambar yang ada dalam poster-poster Ramadan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyimak, memotret poster-poster Ramadan, lalu mencatat data. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan teori Semiotika Sosial dari M. A. K. Halliday (1978). Metode penyajian hasil analisis data dilakukan dengan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tulisan-tulisan dan gambar yang terdapat dalam poster-poster Ramadan tersebut berhasil merepresentasikan bulan Ramadan sebagai bulan istimewa yang penuh dengan keberkahan dan kebaikan. Hal ini terbukti dengan penggunaan berbagai kalimat di dalam poster Ramadan yang mengingatkan masyarakat agar selalu melakukan kebaikan selama bulan Ramadan. Selain itu, poster-poster Ramadan juga memuat gambar-gambar yang dapat membantu masyarakat untuk dapat memaknai pesan atau hal yang dimaksud oleh pembuat poster secara lebih detail.Referensi
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2023). Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. https://kbbi.kemdikbud.go.id/Cari/Index
Dessiliona, T., Nur, T., & Indira, D. (2019). Representasi Kecantikan Perempuan Jerman berdasarkan Iklan Nivea Berbahasa Jerman. Metahumaniora, 9(2), 244–257. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v9i2.25111
Feriansyah, F. (2022). Analisis Semiotik Unsur Budaya Populer pada Poster Kajian Dakwah Online di Media Sosial Instagram @Yukngajiid. Komunika: Journal of Communication Science and Islamic Da’wah, 6(2), 33–46. https://doi.org/10.32832/komunika.v6i2.7313
Halliday, M. A. K. (1978). Language as Social Semiotic: The Social Interpretation of Language and Meaning. Edward Arnold.
Halliday, M. A. K., & Hasan, R. (1994). Bahasa, Konteks, dan Teks: Aspek-Aspek Bahasa dalam Pandangan Semiotik Sosial. Gadjah Mada University Press.
Indah, M. N., Priyatna, A., & Sofianto, K. (2017). Tubuh dan Seksualitas Perempuan dalam Iklan Resik V dan Sumber Ayu. Metahumaniora, 7(3), 30–39. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v7i2.18826
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik Edisi Keempat. Gramedia Pustaka Utama.
Nugroho, A. A., & Sulistyowati, H. (2021). Penggunaan Tagar #Pakaimaskermu dan #Lawancovid19 di Jejaring Sosial Instagram: Kajian Semiotika Sosial Halliday. Sastranesia: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 122–135. https://ejournal.stkipjb.ac.id/index.php/sastra/article/view/1840
Saussure, F. de. (1959). Course in General Linguistics. The Philosophical Library Inc.
Shalekhah, A. N., & Martadi. (2021). Analisis Semiotika Roland Barthes pada Poster Film Parasite versi Negara Inggris. Jurnal Barik, 2(1), 54–66. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JDKV/
Soemantri, Y. S., & Machdalena, S. (2020). Pemaknaan Tanda Model Saussure dan Peirce pada Tanda-Tanda yang Berkaitan dengan Laut: Kajian Semiotika. Metahumaniora, 10(3), 373–389. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v10i3.30523
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. Sanata Dharma University Press.
Suwarno, S. (2014). Representasi Makna Visual Poster Film Religius: Studi Semiotika Poster Charles S. Pierce pada Film 99 Cahaya di Langit Eropa. Journal Communication, 5(2), 99–114.
Tamara, J. (2020). Kajian Semiotika Roland Barthes pada Poster Unicef. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 3(2), 726–733. https://doi.org/10.34007/jehss.v3i2.403
Uniawati. (2014). Perahu dalam Pamali Orang Bajo: Tinjauan Semiotika Sosial Halliday. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(4), 568–578. https://jurnaldikbud.kemdikbud.go.id/index.php/jpnk/article/view/166
Zakiyah, S. N., Indira, D., Ardiati, R. L., & Soemantri, Y. S. (2021). Representasi Wanita dalam Poster Iklan Pengharum Pakaian “Downy”: Kajian Semiotika Peirce. Kajian Linguistik dan Sastra, 6(2), 110–125. https://doi.org/10.23917/kls.v6i2.15055
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










