DEIKSIS DALAM CERPEN “DIE KÜCHENUHR“ KARYA WOLFGANG BORCHERT

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i1.50092

Penulis

Kata Kunci:

Bahasa Jerman, Deiksis, Linguistik, Pragmatik, Sastra Jerman

Abstrak

Die Küchenuhr merupakan cerpen karya Wolfgang Borchert yang cukup terkenal, banyak dibaca dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, serta memiliki banyak deiksis-deiksis dalam narasinya. Frekuensi kemunculan deiksis yang cukup banyak ini merupakan salah satu ciri khas bahasa pada masa Trümmerliteratur, sehingga referen-referen yang ditunjukkan melalui deiksis dalam cerpen sangat mudah disalahpahami oleh pembaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bentuk, fungsi, dan makna deiksis dalam cerpen berjudul Die Küchenuhr karya Wolfgang Borchert. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teori pragmatik dari Huang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk deiksis persona dalam cerpen Die Küchenuhr terdapat 3 jenis, yaitu deiksis persona pertama, kedua, dan ketiga. Sementara deiksis spasial ditemukan dalam bentuk leksem da dan hier. Deiksis temporal ditemukan dalam bentuk leksem jetzt dan kalimat dengan kala lampau (perfekt). Jika ditinjau secara fungsi, deiksis persona secara umum memiliki fungsi sebagai subjek dalam kalimat dan menjadi referen untuk penunjukan kata ganti orang pertama, kedua, dan ketiga. Sementara deiksis spasial berfungsi sebagai adverbia tempat yang menunjukan referen suatu lokasi tertentu yang dapat berubah-ubah bergantung kognisi penutur. Deiksis temporal yang berfungsi sebagai adverbia waktu merujuk kepada kapan tuturan diujarkan dan siapa pusat tuturan tersebut (berpusat kepada waktu tuturan atau penutur) dengan leksem waktu yang digunakan, sehingga waktunya dapat berubah-ubah. Dalam kasus-kasus tertentu, khususnya pada leksem non-deiktis, kemudian penggunaan leksem tempat yang beralih fungsi sebagai konjungsi dalam kalimat, dan penggunaan leksem waktu dengan angka tertentu (seperti tanggal, jam, tahun) akan membuat semua leksem tersebut bersifat non-deiktis.

Biografi Penulis

Prahoro Yudo Purwono, Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Bernadette Kushartanti, Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Referensi

Davis, L. (2021). Women, oral culture, and book history in the romantic-era British archipelago: Charlotte Brooke, Anne Grant, and Felicia Hemans. In Huntington Library Quarterly 84, (1). https://doi.org/10.1353/hlq.2021.0019

Engel, S., & Schrage, D. (2021). The anti-philistine verdict. Invectives to rearrange the social order since the romantic era. Berliner Journal Fur Soziologie, 31(2). https://doi.org/10.1007/s11609-021-00445-7

Farras, M.G., & Kurniawati, W. (2022). Elipsis Dalam Cerpen-Cerpen Karya Wolfgang Borchert. Identitaet, 11(2). https://doi.org/https://doi.org/10.26740/ide.v11n2.p114-123

Folsom, M.H. (1968). Duden: Grammatik der deutschen Gegenwartssprache. The German Quarterly, 41(2). https://doi.org/10.2307/403276

Gao, L., Shen, H., & Liu, C. (2021). Statistical analysis of songs by composers of the Romantic era: A comparison of F. Schubert and his contemporaries. Musica Hodie, 21. https://doi.org/10.5216/MH.V21.69875

Huang, Y. (2008). Anaphora and the Pragmatics-Syntax Interface. In The Handbook of Pragmatics. https://doi.org/10.1002/9780470756959.ch13

Huang, Y. (2013). Research Survey Article: Micro- and Macro-Pragmatics: Remapping Their Terrains. International Review of Pragmatics, 5(1). https://doi.org/10.1163/18773109-13050106

Otuz, E., & Zengi?, E. (2021). Die Beschreibung des Wertverfalls am Beispiel des Erzählwerkes von Wolfgang Borchert „Das Brot“ und „Nachts Schlafen Die Ratten Doch“ anhand von Nietzsche Wertsystem „Nihilismus“. RumeliDE Dil ve Edebiyat Ara?t?rmalar? Dergisi, 25. https://doi.org/10.29000/rumelide.1036495

Pauwels, E.K.J. (2022). Ten Famous Composers of the Romantic Era and Their Causes of Death. In Medical Principles and Practice (Vol. 31, Issue 1). https://doi.org/10.1159/000521537

Purentra, S.J., Suntoko, S., & Nurhasanah, E. (2023). Menilik Stilistika Antologi Cerpen “Lipatan Corona” Karya Dini Ferdianti. SeBaSa, 6(1). https://doi.org/10.29408/sbs.v6i1.6306

Purwono, P.Y. (2021). Deiksis Spasial dan Temporal dalam Kumpulan Cerpen Berbahasa Jerman Karya Raphael Herzog. Metahumaniora, 11(2), 159–171. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v11i2.34671

Rahman, Y. (2017). Bentuk dan Fungsi Deiksis Temporal dalam Bahasa Jerman dan Bahasa Indonesia. Journal DaFIna-Journal Deutsch Als Fremdsprache in Indonesien, 1(1), 60–68. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17977/um079v1i12017p60%20-%2068

Rahmawati, K.D., & Rahman, Y. (2021). Deiksis Temporal dalam Roman Kuss Mit Lustig Karya Janet Evanovich. E-Journal Identitaet, 10. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/ide.v10n2.p306-317

Raisbeck, J. (2022). German Studies: The Romantic Era. The Year’s Work in Modern Language Studies, 82(1). https://doi.org/10.1163/22224297-08201025

Rhodes, A. (2020). “Transcripts of the Heart”: John Thelwall and Romantic-era Shorthand Writing. European Romantic Review, 31(3). https://doi.org/10.1080/10509585.2020.1747698

Uluç, N. (2022). Die Reflexion des Krieges auf die Literatur im Hinblick des Kindes in Borcherts Kurzgeschichten. Alman Dili ve Kültürü Ara?t?rmalar? Dergisi, 4(8). https://doi.org/10.55143/alkad.1190058

Yu, C.H. (2009). Book Review: Creswell, J., & Plano Clark, V. (2007). Designing and Conducting Mixed Methods Research. Thousand Oaks, CA: Sage. Organizational Research Methods, 12(4). https://doi.org/10.1177/1094428108318066

Diterbitkan

2024-04-17

Cara Mengutip

Purwono, P. Y., & Kushartanti, B. (2024). DEIKSIS DALAM CERPEN “DIE KÜCHENUHR“ KARYA WOLFGANG BORCHERT. Metahumaniora, 14(1), 26–34. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i1.50092