REFLEKSI IDEOLOGI DALAM TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA PIDATO VIKTOR ORBAN

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i2.50671

Penulis

Kata Kunci:

Ideologi, Tindak tutur ilokusi, pidato, Viktor Orban

Abstrak

Pidato politik kerap merepresentasikan ideologi atau sikap tertentu dari partai atau golongan tersebut terhadap permasalahan yang terdapat di berbagai sektor publik. Analisis terhadap pidato politik menjadi krusial sebagai alat untuk memahami makna dari wacana yang disampaikan. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi yang ditunjukkan Viktor Orban melalui tuturan dalam pidatonya pada pembukaan Conservative Political Action Conference (CPAC) 2022 di Texas, Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan metodologi campuran kuantitatif-kualitatif dengan pendekatan interpretasi studi kasus dan data temuan dalam pidato Viktor Orban. Sumber data berupa tuturan dalam bahasa Inggris yang ditranskripsikan dari video rekaman pidato Viktor Orban yang diunggah di kanal Youtube VOKS.News. Data dianalisis dengan mengidentifikasi dan mengelompokkan jenis tindak tutur ilokusi yang muncul, kemudian dilakukan analisis terhadap fungsi tindak tutur tersebut dalam konteks pidato. Hasil analisis menunjukkan adanya representasi ideologi dan sikap dari Viktor Orban terhadap isu imigran yang dicerminkan melalui tindak tutur asertif, ekspresif, dan direktif. Tindak tutur asertif ditemukan sebagai jenis tindak tutur yang mendominasi pidato Viktor Orban, menunjukkan konstruksi ideologi Viktor Orban dibangun melalui pernyataan dan klaim yang bersifat persuasif terhadap isu imigran dan nasionalisme.

Referensi

yuningtias, D. I. (2014). Pidato Politik Di Indonesia: Sebuah Kajian Wacana Kritis. Prosodi, 8(1), Article 1. https://doi.org/10.21107/prosodi.v8i1.284

Bryman, A. (2016). Social Research Methods. Oxford University Press.

Citra, E. (2020). Pelanggaran Prinsip Kerja Sama Dalam Percakapan Najwa Shihab Dan Joko Widodo Di Metro Tv. Jurnal KONFIKS, 7(2), 17-26.

Csehi, R. (2021). The Politics of Populism in Hungary. Routledge.

Eriyanto. (2001). Analisis wacana: Pengantar analisis teks media (Cet. 1). LKiS Yogyakarta.

Hart, C., & Cap, P. (Eds.). (2017). Contemporary critical discourse studies (First published in paperback). Bloomsbury Academic, an imprint of Bloomsbury Publishing Plc.

Jatiningrum, W., & Budiawan, R. Y. S. (2022). Tindak Tutur Ilokusi Dalam Pidato Naskah Presiden Jokowi Mengenai Covid-19 Di Media Youtube Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Teks Pidato Kelas Ix SMP. DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah, 3(2), 248-253.

Kissine, M. (2013). From utterances to speech acts. Cambridge University Press.

Leech, G. (1983). Principles of pragmatics. Longman.

Lismayanti, H., & Aswadi, D. (2018). Tindak Tutur Lokusi Pedagang dan Pembeli di Pasar Sudi Mampir Banjarmasin. STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 3(1), Article 1. https://doi.org/10.33654/sti.v3i1.510

Praptiwi, R. E. (2020). Tindak Tutur Ilokusi Guru Pada Kegiatan Belajar Mengajar Di Smp Labschool Unesa Ketintang Surabaya. Bapala, 7(2), 1-10.

Rovny, J. (2016). Is Eastern Europe Uniformly Anti­Immigrant? Not so fast. LIEPP Policy Brief, (24).

Sari, F. K., & Cahyono, Y. N. (2022). Kajian Tindak Tutur Ilokusi Pada Interaksi Jual Beli Di Pasar Tradisional Pulung. DIWANGKARA: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Jawa, 2(1).

Searle, J. R. (2010). Expression and meaning: Studies in the theory of speech acts (Nachdr.). Cambridge Univ. Pr.

Sudaryanto. (1993). Metode dan aneka teknik analisis bahasa: Pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Duta Wacana University Press.

Wijana, I. D. P. (2008). Tindak Tutur Dan Perwatakan Dalam Cerpen Harga Seorang Perempuan. Bunga Rampai Persoalan Linguistik, Sosiolinguistik, dan Pragmatik. Yogyakarta: A. com Advertising, 197-219.

Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2010). Analisis wacana pragmatik: Kajian teori dan analisis (Cet. 2). Yuma Pustaka.

Diterbitkan

2024-09-13

Cara Mengutip

Harmia, C. D. (2024). REFLEKSI IDEOLOGI DALAM TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA PIDATO VIKTOR ORBAN. Metahumaniora, 14(2), 143–152. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i2.50671