GAMBARAN PEREMPUAN IDEAL PADA KARYA SASTRA DALAM MAJALAH DJAWA BAROE (1942-1945)
Kata Kunci:
majalah Djawa Baroe, pemerintahan militer Jepang, representasi perempuan ideal, sastra propagandaAbstrak
Penelitian dengan menggunakan karya sastra yang terbit pada masa pemerintahan militer Jepang ini bertujuan untuk mencari gambaran perempuan ideal yang merupakan propaganda militer Jepang pada masa pendudukan Jepang di Indonesia (1942-1944). Pada masa itu, pemerintah militer Jepang berusaha untuk mendapatkan simpati dan dukungan dari rakyat Indonesia. Untuk itu pemerintah militer Jepang membuat badan propaganda, salah satunya melalui media cetak, yaitu majalah Djawa Baroe. Salah satu bentuk dukungan yang diharapkan adalah dukungan dari kaum perempuan. Melalui karya sastra yang dimuat dalam majalah Djawa Baroe, pemerintah Jepang mengajak perempuan Indonesia pada saat itu untuk membentuk diri dan pribadi menjadi perempuan ideal. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana gambaran perempuan ideal yang terdapat pada cerita bersambung Tangan Mentjentjang Bahoe Memikoel dan Tjitra di majalah Djawa Baroe sebagai bentuk propaganda Jepang? Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif, dengan menggunakan teori sastra propaganda dan konsep perempuan ideal. Hasil dari penelitian ini adalah gambaran perempuan ideal digambarkan sebagai perempuan yang mendukung Jepang dalam Perang Asia Pasifik, khususnya dukungan tidak langsung dan dukungan dalam ranah domestik.Referensi
Aditia, D., dkk. (2022). Gerakan feminisme fujinkai dalam prespektif sejarah perempuan di Indonesia. Fajar Historia Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan, 6 (1), 87-97. DOI: https://doi.org/10.29408/fhs.v6i1.5145
Creswell, J. W. (2021). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dewi, F. P., Setyanto, A., dan Ambarastuti, R. D. (2015). Bentuk Propaganda Jepang di bidang sastra pada majalah Djawa Baroe semasa pendudukan Jepang di Indonesia 1942-1945. JIA: Jurnal Ilmiah Aurora, 2(1), 47-59.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33-54. doi: 10.21831/hum.v21i1.38075
Ochiai E. (1997). Decent housewives and sensual white women: Representations of women in postwar Japanese magazines. Japan Review, 9, 151-169.
Pahlevi, K., dan Amini, M. (2023). Menjadi perempuan di zaman baru: Mobilisasi dan adaptasi perempuan Indonesia pada masa fasisme Jepang [Tesis]. Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada.
Rosalini, R. H., dan Prianti, D. D. (2022). Propaganda Jepang di Indonesia melalui majalah Djawa Baroe pada masa kependudukan 1943. Jurnal Komunikasi, 16(2), 223–238. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol16.iss2.art8
Sasi, G. A. (2015). Konstruksi perempuan Indonesia masa Jepang. @rsipIVAA: Digital Archive of Indonesian Contemporary Art (Hibah Penulisan Seni Visual), 1-28.
Sastroputro, R. A. S. (1991). Propaganda: Salah satu bentuk komunikasi massa. Bandung: Alumni.
Sugihastuti. (2007). Teori apresiasi sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tauches, K. (2009). Transgender. Dalam J. O’Brien (Ed.), Encyclopedia of gender and society (Vol 1–2, hal. 843–47). Thousand Oaks: Sage Publications.
Urfan, N. F. (2022) Pemuda pada masa pendudukan Jepang di Jawa: Semiotika sampul depan Djawa Baroe 1943-1945. Jurnal PIKMA: Publikasi Media dan Cinema, 5(1), 27-44. https://doi.org/10.24076/pikma.v5i1.847
Wilson, S. (2006). Family or state?: Nation, war, and gender in Japan, 1937-45. Critical Asian Studies, 38(2), 209–238. https://doi.org/10.1080/14672710600671194
Yoesoef, M. (2010). Drama di masa pendudukan Jepang (1942-1945): Sebuah catatan tentang manusia Indonesia di zaman perang. Makara, Sosial Humaniora, 14(1), 11–16. Retrieved from http://www.ocw.upj.ac.id/files/Slide-LSE-06.pdf
Waworuntu, S. R., dan Tjahjawulan, I. (2020) Kulit muka majalah Djawa Baroe representasi pendudukan Jepang di Indonesia. JSRW (Jurnal Seni Rupa Warna), 8(2), 198-226. http://doi.org/10.36806/jsrw.8vi2.91
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










