DISKURSUS POLITIK ETIS DALAM FILM GURU BESAR TJOKROAMINOTO
Kata Kunci:
diskursus, politik etis, TjokroaminotoAbstrak
Wacana politik etis pada film Guru Besar Tjokroaminoto mengisahkan sebuah perlawanan Tjokroaminoto dan para intelektual terhadap wacana politik etis tentang sebuah hadiah pendidikan, perairan serta ancaman penangkapan bagi mereka yang melanggar norma-norma politik etis. Metode analisis wacana digunakan untuk mengamati relasi kekuasaan yang terbentuk dari episteme atau pengetahuan di zaman politik etis. Kekuasaan didisiplinkan, dinormalisasi dari pengetahuan, terbentuk karena adanya relasi antar masyarakat, penjajah, dan organisasi hingga tercipta kebenaran pada masanya. Penelitian menemukan adanya wacana pendidikan, pembangunan moral pada janji-janji politik etis, pendisiplinan, normalisasi subjek dengan episteme membentuk dan dididik atas larangan, penolakan, oposisi benar dan salah. Penolakan organisasi yang tidak benar atau tidak sejalan dengan politik etis. Kedisplinan dan hukuman tidak sesuai dengan aturan. Hukuman guru kepada murid jika berkomentar atau menjawab soal, hingga adanya episteme pendisiplinan yang dinormalisasikan oleh pekerja, penjara, perceraian dan pernikahan oleh perempuan dengan alasan untuk patuh kepada orangtua.Referensi
Agustin, S. M. (2009). Foucault Dan Komunikasi (Telaah Konstruksi Wacana Dan Kuasa Foucault Dalam Lingkup Ilmu Komunikasi). Jurnal Ilmu Komunikasi UPNYK, 7(3).
Beilharz, P. (2003). Teori-Teori Sosial: Observasi Kritis terhadap para Filosof Terkemuka. Pustaka Pelajar.
Bevir, M. (1999). Foucault, Power, and Institutions. Political Studies, 47(2), 345–359. https://doi.org/10.1111/1467-9248.00204
Faruk. (1999). Pengantar sosiologi sastera: dari strukturalisme genetik sampai post-modernisme. Pustaka Pelajar.
Foucault, M. (1978). The History of Sexuality: An introduction. Pantheon Books. https://books.google.co.id/books?id=h8knAAAAYAAJ
Foucault, M. (2002). Arkeologi Pengetahuan (M. Zoerni (ed.)). Qalam.
Foucault, M. (2012). Arkeologi Pengetahuan, Menggugat Sejarah Ide. IRCiSoD.
Foucault, M. (2017). Power or Knowledge. Narasi: Pustaka Promethea.
Halwati, U. (2013). Analisis Foucault Dalam Membedah Wacana Teks Dakwah Di Media Massa. AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam, 1(1).
Makmur, D. (Departemen P. dan K. (1993). Sejarah Pendidikan Indonesia di Zaman Penjajahan. CV. Manggala Bhakti.
Martono, N. (2014). Sosiologi Pendidikan Michel Foucault: Pengetahuan, Kekuasaan, Disiplin, Hukuman, dan Seksualitas (sampel halaman gratis). Raja Grafindo Persada.
Meriel & Thomas, B. (2007). The Practice of Critical Discourse Analysis. An Introduction . Holder Education.
Nugroho, G. (2015, April 9). Tjokroaminoto: Guru Bangsa. Yayasan Keuarga Besar HOS Tjokroaminoto Picklok Production.
Susilo, A., & Isbandiyah, I. (2018). Politik Etis Dan Pengaruhnya Bagi Lahirnya Pergerakan Bangsa Indonesia. Historia. Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 6(2), 403. https://doi.org/10.24127/hj.v6i2.1531
Toni, A. (2018). Konstruksi Keindonesiaan Dalam Film Tjokroaminoto. Communication, 9(1), 19. https://doi.org/10.36080/comm.v9i1.613
van Niel, R. (2009). Munculnya Elit Modern Indonesia. Dunia Pustaka Jaya. https://books.google.co.id/books?id=XiWmDwAAQBAJ
Wiradnyana, K. (2018). Michel Foucault: Arkeologi Pengetahuan dan Pengetahuan Arkeologi. Yayasan Pustaka Obor Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=NPliDwAAQBAJ
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










