PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA (BAHASA INDONESIA) PADA PENUTUR BERBAHASA MELAYU PATTANI
Kata Kunci:
Pemerolehan, Bahasa Indonesia, Penutur, Bahasa Melayu Pattani.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa kedua (Bahasa Indonesia) oleh penutur asing yang berasal dari Pattani, Thailand. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah penutur laki-laki berbahasa Melayu Pattani, berusia 18 tahun, berinisial A. Data dalam penelitian berupa tuturan yang diperoleh dari penutur asing berbahasa Melayu Pattani yang sedang menjalani studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di UIN Jakarta. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara menggunakan alat perekam suara dan teknik simak-catat. Hasil yang termuat dalam tuturan penutur berbahasa Melayu Pattani berinisial A, ditemukan tuturan, yakni data senyapan berisi dan senyapan diam sebanyak 12 data dan pemerolehan bahasa Indonesia menggunakan campuran bahasa Melayu dengan bahasa Indonesia yaitu data campur kode sebanyak 9 data. Pemerolehan bahasa kedua (Bahasa Indonesia) yang dilakukan oleh penutur asing A yang berbahasa Melayu Pattani sehingga timbul penelitian fenomena bahasa dari aspek fonologi dan aspek sintaksis yaitu fenomena senyapan dan campur kode.Referensi
Akhadiah, S. (1997). Teori Belajar Bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka.
Arsjad, M. G. & Mukti U.S. (1987). Pembinaan Kemampuan Berbicara Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Azhar, I., dkk. (2011). Sosiolinguistik Teori dan Praktik. Surabaya: Lima-lima Jaya.
Chaer, A. & Leonie A. (2014). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Dardjowidjojo, S. (2012). Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Fatmawati, S. R. (2015). Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Menurut Tinjauan Psikolinguistik. Lentera, 17(1). https://doi.org/10.21093/lj.v17i1.429
Khalikhmadee, W., Hermanto & Riswanda, H. (2022). Analisis Pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Kedua di Sekolah Pattanakarn Ying Sueksa Thailand. Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA), 4(2). https://doi.org/10.26499/jbipa.v4i2.5550
Kridalaksana, H. (2001). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Nababan. (1986). Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia.
Rosiyana. (2020). Pengajaran Bahasa dan Pemerolehan Bahasa Kedua dalam Pembelajaran BIPA (Bahasa Indonesia Penutur Asing). Jurnal Korpus, 4(3). https://doi.org/10.33369/jik.v4i3.13839
Rusandi & Muhammad R. (2021). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus. AUJPSI: Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 2(1). https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18
Salsabila, H.Z., Ekaning K., & Dewi R. (2023). Pemerolehan Bahasa Kedua (Bahasa Indonesia) Youtuber Asal Jepang. Jurnal Stilistika, 16 (2). https://doi.org/10.30651/st.v16i2.18653
Setiyadi, A.C. & Mohammad S.M. (2013). Pemerolehan Bahasa Kedua Menurut Stephen Krashen. Jurrnal At-Ta’dib, 8(2). https://doi.org/10.21111/at-tadib.v8i2.504
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Suwandi, S. (2008). Serbalinguistik: Mengupas Pelbagai Praktik Berbahasa. Surakarta: UNS Press.
Suwito. (1983). Pengantar Awal Sosiolinguistik Teori dan Problema. Surakarta: UNS Press.
Suyitno, I., Gatut, S., Mustofa K., dan Ary F. (2017). Cognitive Learning Strategy of BIPA Students in Learning the Indonesian Language. IAFOR. Journal of Language Learning. Volume 3–Issue 2. https://doi.org/10.22492/ijll.3.2.8
Walija. (1996). Bahasa Indonesia dalam Perbincangan. Jakarta: IKIP Muhammadiyah Jakarta Press.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










