PENGARUH FAKTOR EKONOMI PADA POLA KONSUMSI: PERILAKU PEMAKAIAN BRAND SEPATU IMITASI CONVERSE DI KOTA SURABAYA

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i2.54061

Penulis

Kata Kunci:

Sepatu, Imitasi, Converse, Konsumsi, Urban

Abstrak

Sepatu saat ini menjadi trend fashion, terutama di kalangan masyarakat urban. Berbagai model sepatu banyak bermunculan karena telah menjadi salah satu kebutuhan fashion yang penting sama halnya dengan busana pakaian. Dengan trend sepatu yang saat ini marak menjadikan harga sepatu mahal, apalagi brand sepatu luar negeri. Bagi orang berpendapatan tinggi, tentu tidak masalah karena bisa membelinya. Namun, bagi orang berpendapatan rendah mungkin akan berpikir ulang untuk membeli produk tersebut. Maka dari itu muncul cara alternatif untuk masyarakat kelas bawah dan menengah yang berpendapatan rendah agar bisa tetap bergaya mengikuti trend fashion yang ada. Cara tersebut adalah dengan membeli dan menggunakan produk sepatu imitasi dari merek sepatu terkenal, salah satunya ialah sepatu imitasi dari merek Converse. Munculnya sepatu imitasi ini menunjukkan bahwa saat ini masyarakat menginginkan sepatu bermerek tetapi mereka juga melihat keadaan ekonomi mereka yang seutuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pembentukan identitas yang dimunculkan oleh para konsumen pada produk sepatu imitasi dari merek Converse dengan menggunakan teori simulakrum Jean Baudrillard. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini di kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan beberapa metode untuk pengumpulan data. Pertama observasi, yaitu dengan melakukan pengamatan terhadap subjek yang akan diteliti. Kedua wawancara, yaitu dengan melakukan tanya jawab kepada subjek yang akan diteliti. Ketiga interprestasi, yaitu memberikan pendapat maupun pandangan tentang hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan. Setalah itu melakukan analisis dengan mendeskripsikan dan memaknai data yang telah diperoleh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan produk sepatu imitasi dari merek Converse merupakan akibat munculnya konsumerisme, yakni pola konsumsi yang tidak sesuai dengan makna dari konsumsi, namun lebih mengarah pada simbol atau tanda.

Biografi Penulis

Nataya Khuria Insani, Universitas Airlangga

Departemen Magister Kajian Sastra dan Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga (Mahasiswa)

Referensi

Afdholy, N. (2019). Perilaku Konsumsi Masyarakat Urban Pada Produk Kopi Ala Starbucks. SANTIKA: Jurnal Kajian Budaya dan Perubahan Sosial, 3(1).

Baiduri, R. (2013). Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera, 11(22).

Baudrillard, J. (1981). For a Critique of the Political Economy of the Sign. St. Louis Mo: Telos Press.

Baudrillard, J. (1983). The Precession of Simulacra. New York: Semiotext.

Baudrillard, J. (1998). The Consumer Society : Myth and Structure. London: Sage Publication.

Baudrillard, J. (2000). The Systems of Objects. London: New York Verso.

Chaney, D. ( 2004). Lifestyle Sebuah Pengantar Komprehensif . Yogyakarta: Jalasutra .

Chaney, D. (1996). Lifestyle : Sebuah Pengantar Komprehensif. Yogyakarta : Jalasutra.

Dwi Ajeng Wulandari, F. O. (2017). Pengaruh Brand Image Terhadap Proses Keputusan Pembelian Sepatu Nike (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Bisnis Telkom University Bandung). Jurnal Computech & Bisnis, 11(1).

Erfakhri Fathurrahman, M. E. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Minat Beli Produk Imitasi Sepatu Vans di Indonesia. 3(3).

Fatmawati, N. (2020). Gaya Hidup Mahasiswa Akibat Adanya Online Shop. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29(3).

Hirschman, H. (1982). The Experiental Aspects of Consumption : Consumer Fantasies, Feeling, and Fun. Journal of Consumer Research, 9 (2).

Jameson, F. (1971). Marxism And Form. Princeton: Princeton University Press.

Kamila, Hartono. B. (2022). Pengaruh Kualitas dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian

Produk Sepatu Converse (Studi pada Mahasiswa Kota Bogor yang menggunakan Produk Sepatu Converse). Tranasekonomika : Akutansi, Bisnis dan Keuangan. 2 (6).

Lechte, J. (2001). 50 Filsuf Kontemporer. Yogyakarta: Kanisius.

Melenia Winda Sari, O. A. (2021). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Sepatu Pada Online Shop Choice Fashion Dengan Menggunakan Metode Moora. DoubleClick: Journal of Computer and Information Technology, 5(1).

Pawanti, H. (2013). Masyarakat Konsumeris Menurut Konsep Pemikiran Jean Baudrillard. Depok: Universitas Indonesia.

Piliang, Y. A. (2003). Hipersemiotika : Tafsir Cultural Studies Atas Matinya Makna. Yogyakarta: Jalasutra.

Prayogo, I.S. (2001). Metode Penelitian Sosial Agama. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Profil Yugantara, R. K. (2021). Gaya Hidup Ngopi Sebagi Perilaku Konsumsi. Al-Mada: Jurnal Agama Sosial dan Budaya, 4(1).

Retno Hendradiningrum, M. E. (n.d.). Fashion Dan Gaya Hidup: Identitas Dan Komunikasi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2).

Sahrub, S. M. (2017). Pemaknaan Fashion Bagi Indonesia Sneakers Team Surabaya (Studi Gaya Hidup Pada Komunikasi Indonesia Sneakers Team Surabaya). Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga.

Sunatra. (2016). Pendidikan Politik Kewarganegaraan. Bandung: LEKKAS.

Sweet Jane Mongisidi, J. S. (2019). Pengaruh Lifestyle dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Nike (Studi Kasus Manado Town Square). Jurnal Emba, 7(3).

Yohana Puspita, N. U. (2014). Analisis Perbedaan Gaya Hidup Dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Olahraga Merek Adidas di Surabaya. Jurnal Ilmu Manajemen, 2(4).

https://www.cnbcindonesia.com/tech/20221010081102-37-378371/gak-kalah-keren-5-brand-sepatu-lokal-ini-bisa-jadi-pilihanmu Diakses pada 10 Oktober 2022 08.15 WIB

Diterbitkan

2024-09-05

Cara Mengutip

Insani, N. K., & Riyanto, E. D. (2024). PENGARUH FAKTOR EKONOMI PADA POLA KONSUMSI: PERILAKU PEMAKAIAN BRAND SEPATU IMITASI CONVERSE DI KOTA SURABAYA. Metahumaniora, 14(2), 92–100. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i2.54061