TINDAK KEKERASAN SEKSUAL VERBAL DI RUANG SIBER: ANALISIS LINGUISTIK FORENSIK DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN TIKTOK KINDERFLIX

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i3.56408

Penulis

Kata Kunci:

linguistik forensik, kekerasan seksual verbal, UU ITE

Abstrak

Kekerasan seksual verbal yang dilakukan secara daring memiliki dampak psikologis terhadap korban. Media sosial TikTok telah menjadi platform di mana banyak interaksi verbal terjadi. Dengan menggunakan analisis linguistik forensik, penelitian ini membantu mengidentifikasi pola-pola bahasa yang digunakan dalam kekerasan seksual verbal di media sosial TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kekerasan seksual verbal dalam kolom komentar akun TikTok kinderflix dari segi linguistik forensik dan kaitannya dengan Undang-Undang ITE dan TPKS. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode dan teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik random sampling bersyarat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) ujaran kekersan seksual paling banyak menggunakan frasa sebanyak 52%, klausa sebanyak 28% dan kata sebanyak 20%; 2) kategori tindak tutur ilokusi yang digunakan yaitu asertif, direktif, dan ekspresif; 3) kategori tindak tutur ilokusi asertif digunakan sebanyak 52%, direktif sebanyak 28%, dan ekspresif sebanyak 20%; 4) ujaran kekerasan seksual verbal dalam kolom komentar TikTok kinderflix bisa termasuk dalam dua pelanggaran undang-undang yang ada, seperti UU ITE pasal 27 Ayat 1 dan UU TPKS pasal 4 Ayat 1 dan pasal 5; 5) dari segi semantis menunjukkan bahwa kekerasan seksual dalam kolom komentar TikTok kinderflix memiliki konotasi yang kurang baik seperti frasa olah raga lima jari; 6) dari segi pragmatik ujaran kekerasan seksual dalam kolom komentar TikTok kinderflix menjadi tidak baik dikarenakan disandingkan dengan objek mahkluk yaitu perempuan.

Referensi

Akbar, A., Anzar., & Nurcholis., I. (2023). Peristiwa Tutur Dugaan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi: Kajian Linguistik Forensik. Indonesia: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 55-61. DOI: https://doi.org/10.59562/indonesia.v4i2.45166

Amalia, F. & Suhandano. (2023). Multimodalitas dalam Unggahan di Twitter yang Dianggap Mengandung Pelecehan Seksual. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(3), 781-794. DOI:https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i3.682

Andhini, A. (2012). Toilet Umum sebagai Ruang Sosiofugal. Skripsi. Depok: Program Arsitektur Interior, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia.

Annur, C.M. & Erlina, F.S. (2023). Pengguna Internet di Indonesia Tembus 213 Juta Orang hingga Awal 2023. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/09/20/pengguna-internet-di-indonesia-tembus-213-juta-orang-hingga-awal-2023#:~:text=Didukung%20Oleh&text=Menurut%20laporan%20We%20Are%20Social,juta%20orang%20per%20Januari%202023.

Arimi, S. (2015). Linguistik Kognitif: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: A.Com Advertising.

Arivia, G. (2003). Filsafat Berspektif Feminis. Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2023). Survei Penetrasi dan Perilaku Internet 2023. https://survei.apjii.or.id (diakses, 13 November 2023).

Badan Pusat Statistik. (2022). Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). https://www.indonesia.go.id/assets/upload/blik//385450009_643664227951206_2809015000852913384_n1.jpg (diakses, 13 Desember 2023).

Bartky, S.L. (1988). Feminity and Domination: Studies in Phenomenology of Oppression. New York: Routledge

Brison, S.J. (2002). Aftermath: Violence and The Remaking of a Self. Princenton: Princenton University Press.

Bungin, B. (2008). Konstruksi Sosial Media Massa. Jakarta: Kencana.

Citron, D.K. (2014). Hate Crimes in Cyberspace. Harvard: Harvard University Press.

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. 2008. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. https://www.dpr.go.id/doksetjen/dokumen/-Regulasi-UU.-No.-11-Tahun-2008-Tentang-Informasi-dan-Transaksi-Elektronik-1552380483.pdf

Faisal., Mardania, G., Mahmud, Hi., Umar., M., & Mufti M. D. (2023). Perempuan sebagai Korban Kekerasan Seksual: Apakah Hukum Sudah Cukup Memberikan Keadilan?. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 53(1), 1-11. DOI: https://doi.org/10.21143/jhp.vol53.no1.1001

Fardiah, D. (2012). Interelasi Perempuan dan Internet. Observasi: Kajian Komunikasi dan Informatika, 10(1), 1-12. https://jurnal.kominfo.go.id/index.php/observasi/article/view/73

Gauntlett, D. (2008.) Media, Gender and Identity: An Introduction 2nd Ed. New York: Routledge

Hirji, F. (2021). Claiming our Space: Muslim Women, Activism, and Socialmedia. Islamophobia Studies Journal, 6(1), 78—92. DOI: https://doi.org/10.13169/islastudj.6.1.0078

Ibrahim, G. Y., & Adhari, A. (2022). Kebijakan Formulasi dalam Menanggulangi Pelecehan Seksual di Media Sosial Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Jurnal Hukum Adigama, 5(1), 1021-1035. https://journal.untar.ac.id/index.php/adigama/article/view/20076

Imamah, F.M., Sailal, A., Novi, E.S., & Surahmat. (2023). Threats and Verbal Abuse toward Feminists: Linguistic Forensic Analysis on Instagram’s Comment. IJFL (International Journal of Forensic Linguistic), 4(1), 136-146. DOI:https://doi.org/10.55637/ijfl.4.1.6670.136-146

Indrayani, S.A. (2019). Representasi Korban Pelecehan Seksual dan Resepsi Pembaca Pada Berita di Media Daring. Tesis. Bandung: Program Studi Magister Linguistik, Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia. http://repository.upi.edu/46346/1/T_LING_1707002_Title.pdf

KBBI, Edisi V daring. (2018). Makna Kata Kamar Mandi. Jakarta: Badan Pengembang dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Khairani, W. & Arie, A.A. (2022). Metafora Seksualitas dalam Kolom Komentar Instagram: Analisis Metafora Kritis. Prasasti: Journal of Linguistics, 7(1), 110-125. DOI: https://doi.org/10.20961/prasasti.v7i1.56874

Kusno, A., Arifin, M.B. & Mulawarman, W.G. (2022). Identifikasi Konteks Ekstralingual Virtual Bahasa Media Sosial sebagai Penunjang Analisis Bahasa sebagai Alat Bukti Hukum. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5(1), 261-282. DOI: https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i1s.401

Kusuma, E. (2023). Pakar Sayangkan Konten Edukasi Kinderflix Dapat Komentar Tak Senonoh dari Netizen. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-7038559/pakar-sayangkan-konten-edukasi-kinderflix-dapat-komentar-tak-senonoh-dari-netizen (diakses, 13 Juli 2023).

Lityaningrum, A. (2021). A Multimodal Semiotic Discourse Analysis to reveal Sexual Harassment on Direct Message of Social Media. Jurnal Sasdaya: Gadjah Mada Journal of Humanities, 5(2), 81-92. DOI: https://doi.org/10.22146/sasdayajournal.73305

Maheswari, J. & Lussy, D. (2013). Pola Perilaku Dewasa Muda Yang Kecenderungan Kecanduan Situs Jejaring Sosial. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 2(1), 51-62. DOI: http://doi.org/10.21009/JPPP

Mansour, F. (2013). Gender Analysis and Social ransformation. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Megumi, N.D. & Mohammad, S. (2022). Kekerasan Seksual Dan Perempuan Dalam Iklan Susu Seoul Milk. Prosiding Seminar Nasional Universitas Respati Yogyakarta, 4(1), 365-373. https://prosiding.respati.ac.id/index.php/PSN/article/view/512

Mitha, S., Kadek, J. & Wirasila, A.G.N. (2021). Tindak Pidana Pelecehan Seksual dalam Media Sosial. Kertha Desa: e-journal Ilmu Hukum, 9(11), 92-101. https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthadesa/article/view/82723

Moeljatno. (2010). Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Mudrikah, I.M. (2020). Political Branding Politisi Perempuan di Instagram: Kasus Pada Tsamara Amany Alatas. Jurnal Politikom Indonesiana, 5(2), 29-39.

Mugi, A., & Kasim, M. (1997). Kiat Selamatkan Cinta Pendidikan Seks Bagi Remaja Muslim, Cet. I. Yogyakarta: Titian Ilahi Press.

Mulia, M. (2015). Mengupas Seksualitas. Jakarta: Opus Press.

Mulvey, L. (1993). Visual Pleasure and Narrative Cinema. Dalam J. Storey (Ed.). An Introductory Guide to Cultural Theory and Popular Culture. Hertfordshire: Harvester Wheatsheaf.

Munfarida, E. (2009). Kritik Wacana Seksualitas Perempuan. Yinyang: Jurnal Studi Islam, Gender, dan Anak, 4(1), 122-139. https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/yinyang/article/view/223

Noor, F. (2017). Representasi Sensualitas Perempuan dalam Iklan New Era Boots di Televisi (Kajian Semiotika Roland Barthes). Ikra-Ith Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, 1(2), 1-9. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/140/66

Nuha, A.U., Irfai, F. & Ristiyani. (2022). Analisis Curhat Korban Kejahatan Asusila Menggunakan Pendekatan Semantik: Kajian Linguistik Forensik. Kredo: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 5(2), 547-562. DOI: https://doi.org/10.24176/kredo.v5i2.7219

Nuri, E. & Rizal, A. (2023). Host Kinderflix dapat Komentar Pelecahan Seksual meskipun Membuat Konten Edukasi. https://narasi.tv/read/narasi-daily/host-kinderflix-dapat-komentar-pelecehan-seksual-meskipun-membuat-konten-edukasi (diakses, 13 November 2023).

Perempuan, Komnas. (2023). Kekerasan Terhadap Perempuan di Ranah Publik dan Negara: Minimnya Pelindungan dan Pemulihan. Jakarta: Catatan Tahunan Komnas Perempuan. https://komnasperempuan.go.id/download-file/949#:~:text=Sepanjang%20tahun%202022%20data%20pengaduan,dan%20pacar%20(230%20kasus) (diakses, 13 November 2023).

Procter, R., Vis, F., & Voss, Alex. (2013). Reading The Riots on Twitter: Methodological Innovation for The Analysis of Big Data. International Journal of Social Research Methodology, 16(3), 197-214. DOI: https://doi.org/10.1080/13645579.2013.774172

Priyatna, A. (2016). Perempuan Di Luar Jalur: Seksualitas Perempuan dalam Dua Cerpen Karya Suwarsih Djojopuspito. Bandung: Universitas Padjajaran.

Ramadhan, G., Arinda, P.W. & Nurliana, C.A. (2023). Hubungan Antara Perilaku Kekerasan Seksual Dengan Kondisi Lingkungan Fisik di Kampus Unpad Jatinangor: Sudut Pandang Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos), 5(1), 29-45. DOI: https://doi.org/10.31595/rehsos.v5i1.697

Rosyidah, F.N., & Nurdin, M.F (2018). Perilaku Menyimpang: Media Sosial Sebagai Ruang Baru Dalam Tindak Pelecehan Seksual Remaja. Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, 2(2), 38–48. https://doi.org/10.24198/jsg.v2i2.17200

Salamor, Y.B. & Anna, M.S. (2022). Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan (Kajian Perbandingan Indonesia-India). Jurnal Hukum Balobe, 2(1), 7-11. DOI: https://doi.org/10.47268/balobe.v2i1.791

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. https://jdih.setkab.go.id/PUUdoc/176736/Salinan_UU_Nomor_12_Tahun_2022.pdf

Setya, W. & Errika, D. (2010). Representasi Wanita Dalam Media Massa Masa Kini. Jurnal The Messenger: Cultural Studies, IMC, and Media, 2(2), 1-10. DOI: http://dx.doi.org/10.26623/themessenger.v2i2.297

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Taufik, A.N.I. & Syamsudduha. (2021). Penggunaan Eufimisme dalam Teks Berita Pelecehan Seksual Tribun-Timur.Com. Titik Dua: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 52-73. DOI: https://doi.org/10.59562/titikdua.v1i1.23904

TikTok.com. (2023). Ketentuan Layanan. https://www-tiktok-com.translate.goog/legal/page/row/terms-of-service/en?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc (diakses, 12 November 2023).

Wahyuningtyas, D.P. & Aulia, R. (2023). Analisis Framing Objektifikasi Perempuan Pada Pemberitaan Kasus Perselingkuhan di Portal Berita Indozone.Id dan Tribunnews.com Periode Februari hingga Maret 2021. Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(1), 16-25. https://journal.unpas.ac.id/index.php/linimasa/article/view/6121/2767

Wicaksana, L.S.D., I Wayan, P. & Made, S. (2023). Kajian Linguistik Forensik dalam Penyelidikan Kasus Pembunuhan Angeline. Jurnal Humanis, 27(2), 217-226. DOI: https://doi.org/10.24843/JH.2023.v27.i02.p10

Wijidyatmika, I.P.L., I Nengah, S., & I Nengah, M. (2023). Kejahatan dalam Berbahasa pada Akun Twitter @CB: Kajian Linguistik Forensik. Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra, dan Pendidikan, 8(1), 1-19. DOI: https://doi.org/10.51673/jurnalistrendi.v8i1.1466

Yule, George. (2006). Pragmatic. Oxford: Oxford University Press.

Diterbitkan

2024-12-16

Cara Mengutip

Maulana, I. P. A. P., & Dharma Putra, I. B. G. (2024). TINDAK KEKERASAN SEKSUAL VERBAL DI RUANG SIBER: ANALISIS LINGUISTIK FORENSIK DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN TIKTOK KINDERFLIX. Metahumaniora, 14(3), 173–183. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i3.56408