IMPLEMETASI NASIHAT KEHIDUPAN SASTRA LOKAL PANDARA DALAM MENDUKUNG SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) PENDIDIKAN BERKUALITAS
Kata Kunci:
Nilai Lokal, Pandara Ternate, SDGs Pendidikan Berkualitas.Abstrak
Pandara atau pantun adalah salah satu jenis sastra lokal Ternate. Jenis sastra lokal ini, bergenre puisi lama karena memiliki rima dan sajak sebagaimana pada ciri puisi lama atau pantun. Penelitian ini, mendeskripsikan tentang makna pandara yang mengandung nasihat kehidupan kepada masyarakat Ternate agar dapat mendukung program SDGs Pendidikan Berkualitas di Kota Ternate. Metode yang digunakan adalah metode kualitatis pendekatan deskriptif kualitatif, pendekatan ini bermaksud mendeskripsi, menggambarkan dan melukiskan secara sistematis data yang ditemukan melalui wawancara dan rekaman. Pengambilan data bersumber daripada data primer dan sekunder. Data primer yaitu data yang diperoleh melalui wawancara kepada informan yang dipilih sebagai informan kunci, yang mengetahui sastra lokal pandara, masyarakat asli Ternate dan menguasai bahasa ibu atau bahasa Ternate. Data sekunder yakni data yang diperoleh dari hasil bacaan, jurnal dan buku yang relevan dengan topik kemudian dianalisis dengan teori semantik. Tujuannya adalah untuk menemukan makna dan fungsi secara komprehensif dalam sastra lokal pandara agar dapat mendukung pendidikan berkualitas sebagaimana yang tercantum dalam program SDGs. Serta menjadi dokumen budaya lokal sebagai warisan leluhur yang patuh dijaga dan dipertahankan nilai-nilainya. Hasil penelitian menunjukan dua puluh enam jenis pandara yang terbagi menjadi sembilan berjenis pandara dan tujuh berjenis pandara syair. Nilai Kehidupan tentang pendidikan moral dan agama ditemukan dalam makna pandara dan pandara syair. Untuk mendukung pendidikan berkualitas sastra lokal pandara dapat dibiasakan dalam lingkungan keluarga atau pendidikan berbasis keluarga, kemudian diimplemntasi nilai-nilai pendidikan tersebut juga dalam lingsungan sosial sehingga disebut pendidikan berbasis sosial/masyarakat. Pendidikan berbasis formal/sekolah merupakan implementasi pendidikan berbasis keluarga, sosial/masyarakat yang terintegrasi melalui pembelajaran ekstrakurikuler muatan lokal di sekolah. Karena untuk mencapai pendidikan berkualitas didukung oleh sekolah, masyarakat dan keluarga yang bersinergi agar dapat tercapai ilmu pengetahuan dan teknologi yang inovasi, berkualitas, berakhlak dan berbudi pekerti yang baik kepada anak-anak.Referensi
Affandy, S. (2019a). Penanaman Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagamaan Peserta Didik. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 2(2), 201–225. https://doi.org/10.15575/ath.v2i2.3391
Ati, S., & Gay, M. (2024). Implementasi Nilai-nilai Karakter Dolabololo sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(8), 1166–1173. https://doi.org/10.5281/zenodo.13751402
Fadilah. Dkk. 2021. Pendidikan Karakter. Jawa Timur: Pt: CV. AGRAPANAH MEDIA.
Halil, M. A. (2016). Kajian Budaya Sastra Lisan Pandara Dan Sisindiran Muamar Abd. Halil. Edukasi, 14(1), 423–442.
Halil, M. Abdul. (2017). Gaya Bahasa Sastra Sufistik Ternate. 3(1).
Isnanda, R. (2018). Oral Literature as a Reflection of Local and Wisdom for Community oleh Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. FKIP Universitas Lampung. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, 2(2). 500-501.
Nasihin, A. (2020a). Sastra lokal dalam perdagangan bebas. 1–5.
Nasihin, A. (2020b). Sastra lokal dalam perdagangan bebas. 1–5.
Nurbaya. 2023. Nilai Pendidikan Karakter dalam Perbahasa Ternate (Sarana Pembelajaran pada Anak). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. 9,(11), 853-868. https://doi.org/10.5281/zenodo.8125714.
Nurfatimah, S. A., Hasna, S., & Rostika, D. (2022). Membangun Kualitas Pendidikan di Indonesia dalam Mewujudkan Program Sustainable Development Goals (SDGs). Jurnal Basicedu, 6(4), 6145–6154. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3183
Nurus, B. & N. N. (2024). Penguatan Pendidikan Karakter Sebagai Wujud Pendidikan Berkualitas Dalam Upaya Mencapai Tujuan Sustainable Developments Goals (Sdgs). Jurnal Citra Pendidikan, 4(2), 1788–1798. https://doi.org/10.38048/jcp.v4i2.3623
Safitri, A. O., Yunianti, V. D., & Rostika, D. (2022). Upaya Peningkatan Pendidikan Berkualitas di Indonesia: Analisis Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Jurnal Basicedu, 6(4), 7096–7106. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3296
https://buku.kemdikbud.go.id/sastra-masuk-kurikulum/tentang-program%20diambil%20pada%20Sabtu%203. (Diambil 3 agustus pukul 10.00 WIT tahun 2024 )
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2025 Rahma Djumati, Sulmi Magfirah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










