IMPLEMETASI NASIHAT KEHIDUPAN SASTRA LOKAL PANDARA DALAM MENDUKUNG SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) PENDIDIKAN BERKUALITAS

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v15i2.58854

Penulis

  • Rahma Djumati Universitas Khairun
  • Sulmi Magfirah Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun, Ternate

Kata Kunci:

Nilai Lokal, Pandara Ternate, SDGs Pendidikan Berkualitas.

Abstrak

Pandara atau pantun adalah salah satu jenis sastra lokal Ternate. Jenis sastra lokal ini, bergenre puisi lama karena memiliki rima dan sajak sebagaimana pada ciri puisi lama atau pantun. Penelitian ini, mendeskripsikan tentang makna pandara yang mengandung nasihat kehidupan kepada masyarakat Ternate agar dapat mendukung program SDGs Pendidikan Berkualitas di Kota Ternate. Metode yang digunakan adalah metode kualitatis pendekatan deskriptif kualitatif, pendekatan ini bermaksud mendeskripsi, menggambarkan dan melukiskan secara sistematis data yang ditemukan melalui wawancara dan rekaman. Pengambilan data bersumber daripada data primer dan sekunder. Data primer yaitu data yang diperoleh melalui wawancara kepada informan yang dipilih sebagai informan kunci, yang mengetahui sastra lokal pandara, masyarakat asli Ternate dan menguasai bahasa ibu atau bahasa Ternate. Data sekunder yakni data yang diperoleh dari hasil bacaan, jurnal dan buku yang relevan dengan topik kemudian dianalisis dengan teori semantik. Tujuannya adalah untuk menemukan makna dan fungsi secara komprehensif dalam sastra lokal pandara agar dapat mendukung pendidikan berkualitas sebagaimana yang tercantum dalam program SDGs. Serta menjadi dokumen budaya lokal sebagai warisan leluhur yang patuh dijaga dan dipertahankan nilai-nilainya. Hasil penelitian menunjukan dua puluh enam jenis pandara yang terbagi menjadi sembilan berjenis pandara dan tujuh berjenis pandara syair. Nilai Kehidupan tentang pendidikan moral dan agama ditemukan dalam makna pandara dan pandara syair. Untuk mendukung pendidikan berkualitas sastra lokal pandara dapat dibiasakan dalam lingkungan keluarga atau pendidikan berbasis keluarga, kemudian diimplemntasi nilai-nilai pendidikan tersebut juga dalam lingsungan sosial sehingga disebut pendidikan berbasis sosial/masyarakat. Pendidikan berbasis formal/sekolah merupakan implementasi pendidikan berbasis keluarga, sosial/masyarakat yang terintegrasi melalui pembelajaran ekstrakurikuler muatan lokal di sekolah. Karena untuk mencapai pendidikan berkualitas didukung oleh sekolah, masyarakat dan keluarga yang bersinergi agar dapat tercapai ilmu pengetahuan dan teknologi yang inovasi, berkualitas, berakhlak dan berbudi pekerti yang baik kepada anak-anak.

Biografi Penulis

Rahma Djumati, Universitas Khairun

Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun, Ternate

Sulmi Magfirah, Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun, Ternate

Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya

Referensi

Affandy, S. (2019a). Penanaman Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagamaan Peserta Didik. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 2(2), 201–225. https://doi.org/10.15575/ath.v2i2.3391

Ati, S., & Gay, M. (2024). Implementasi Nilai-nilai Karakter Dolabololo sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(8), 1166–1173. https://doi.org/10.5281/zenodo.13751402

Fadilah. Dkk. 2021. Pendidikan Karakter. Jawa Timur: Pt: CV. AGRAPANAH MEDIA.

Halil, M. A. (2016). Kajian Budaya Sastra Lisan Pandara Dan Sisindiran Muamar Abd. Halil. Edukasi, 14(1), 423–442.

Halil, M. Abdul. (2017). Gaya Bahasa Sastra Sufistik Ternate. 3(1).

Isnanda, R. (2018). Oral Literature as a Reflection of Local and Wisdom for Community oleh Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. FKIP Universitas Lampung. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, 2(2). 500-501.

Nasihin, A. (2020a). Sastra lokal dalam perdagangan bebas. 1–5.

Nasihin, A. (2020b). Sastra lokal dalam perdagangan bebas. 1–5.

Nurbaya. 2023. Nilai Pendidikan Karakter dalam Perbahasa Ternate (Sarana Pembelajaran pada Anak). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. 9,(11), 853-868. https://doi.org/10.5281/zenodo.8125714.

Nurfatimah, S. A., Hasna, S., & Rostika, D. (2022). Membangun Kualitas Pendidikan di Indonesia dalam Mewujudkan Program Sustainable Development Goals (SDGs). Jurnal Basicedu, 6(4), 6145–6154. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3183

Nurus, B. & N. N. (2024). Penguatan Pendidikan Karakter Sebagai Wujud Pendidikan Berkualitas Dalam Upaya Mencapai Tujuan Sustainable Developments Goals (Sdgs). Jurnal Citra Pendidikan, 4(2), 1788–1798. https://doi.org/10.38048/jcp.v4i2.3623

Safitri, A. O., Yunianti, V. D., & Rostika, D. (2022). Upaya Peningkatan Pendidikan Berkualitas di Indonesia: Analisis Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Jurnal Basicedu, 6(4), 7096–7106. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3296

https://buku.kemdikbud.go.id/sastra-masuk-kurikulum/tentang-program%20diambil%20pada%20Sabtu%203. (Diambil 3 agustus pukul 10.00 WIT tahun 2024 )

Diterbitkan

2025-08-14

Cara Mengutip

Djumati, R., & Magfirah, S. (2025). IMPLEMETASI NASIHAT KEHIDUPAN SASTRA LOKAL PANDARA DALAM MENDUKUNG SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) PENDIDIKAN BERKUALITAS. Metahumaniora, 15(2), 84–97. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v15i2.58854