ANALISIS KOHERENSI DALAM WACANA HUMOR TALKSHOW 13 TAHUN MATA NAJWA EPISODE GADIS KRITIK
Kata Kunci:
Wacana humo, koherensi, mata najwaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap unsur-unsur koherensi dalam tuturan Dasiyah pada Wacana Talkshow 13 Tahun Mata Najwa Episode *Gadis Kritik*. Koherensi merupakan aspek penting dalam menjaga kepaduan makna dalam wacana, khususnya ketika kritik sosial disampaikan melalui balutan humor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat lima jenis hubungan koherensi dalam tuturan Dasiyah, yaitu hubungan perbandingan, syarat-hasil, sebab-akibat, latar-kesimpulan, dan kelonggaran hasil. Dari kelima jenis tersebut, hubungan perbandingan merupakan bentuk yang paling dominan dengan lima temuan data, sedangkan empat jenis hubungan lainnya hanya ditemukan satu kali. Dominasi hubungan perbandingan menunjukkan bahwa jenis hubungan ini memiliki peran penting dalam menyampaikan ide-ide secara efektif, seperti untuk menjelaskan konsep yang kompleks, menunjukkan perbedaan atau kesamaan, membangun analogi, dan menyajikan perspektif baru terhadap isu sosial yang diangkat. Dengan demikian, hubungan perbandingan menjadi strategi koherensi utama yang digunakan untuk menyusun tuturan yang kohesif, komunikatif, dan mudah dipahami dalam konteks penyampaian kritik sosial melalui humor.Referensi
Ashari, F. & Maria, R.D.P. (2023). Gadis Kretek Tempati Posisi 10 Besar Series Netflix secara Global. https://www.antaranews.com/berita/3836784/gadis-kretek-tempati-posisi-10-besar-series-netflix-secara-global (diakses, 12 Desember 2023).
Halliday, M.A.K & Hasan, R. 1976. Cohession in English. London: Longman
Ira. (2020). Daftar Pemenang Anugerah KPI 2020. https://www.kpi.go.id/id/umum/38-dalam-negeri/36049-daftar-pemenang-anugerah-kpi-2020 (diakses, 22 Juni 2024).
Isnantiana, N.I. (2019). Hukum dan Sistem Hukum sebagai Pilar Negara. HES: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(1), 19-35. DOI: https://doi.org/10.30595/jhes.v2i1.4470
Jayana, W.S. & Wijana, I.D.P. (2023). Analisis Wacana Humor dalam Acara Lapor Pak! di Trans 7. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(1), 168-186. DOI: https://doi.org/10.20961/basastra.v11i1.70195
Krissandi, A.D.S. & Kelik, A.C.S. (2018). Kritik Sosial Stand Up Comedy Indonesia dalam Tinjauan Pragmatik. Pena: Jurnal Pendidikan dan Sastra, 7(2), 46-59. https://online-journal.unja.ac.id/pena/article/view/5316
Kurniawan, I.D.G.A., Rita, M. & Eko, S. (2015). Pengaruh Golden Ratio Pada Proporsi Wajah Terhadap Persepsi Estetika Wajah. e-Proceeding of Engineering, 2(2), 3047-3053.
Mitang, M.P. (2020). Wacana Humor Kritik Sosial dalam Stand Up Comedy Indonesia Season 4 di Kompas Tv: Tinjauan Pragmatik. Sintesis: Jurnal Ilmiah Kebudayaan, 14(1), 78-93. DOI: https://doi.org/10.24071/sin.v14i1.2283
Mulyana. (2005). Kajian Wacana Teori, Metode, dan Aplikasi Prinsip-Prinsip Analisis Wacana. Yogyakarta: Tiara Wacana
Nazir, M. (2011). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Nurhamidah, I., Pahriyono. & Sumarlam. (2020). Analisis Wacana Kritis Pada Stand Up Comedy Indonesia. Haluan Sastra Budaya, 4(2), 199-217.
Putra, N.R. & Rosa, L. (2022). Korupsi di Indonesia: Tantangan Perubahan Sosial. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 8(1), 13-24. DOI: https://doi.org/10.32697/integritas.v8i1.898
Shihab, N. (2023). Rina Nose di Panggung 13 Tahun Mata Najwa. https://www.youtube.com/watch?v=67y3Dx6zTgE (diakses, 12 Juni 2024).
Sudaryanto. (2015). Metode dan Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Transparency, International. (2021). 2021 Corruption Perceptions Index. Transparency.Org. https://www.transparency.org/en/cpi/2021
Wijana, I.D.P. & Muhammad, R. (2013). Analisis Wacana Pragmatik: Kajian Teori dan Analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.
Wijana, I.D.P. (2004). Kartun: Studi tentang Permainan Bahasa. Yogyakarta: Ombak.
Putra, I.B., Putu, I.D. (2021). Kesantunan Berbahasa Joko Widodo dalam Talkshow Mata Najwa. Jurnal Bahasa, seni dan pengajarannya. PRASI. 16(02).
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2025 Ida Bagus Gede Dharma Putra, I Putu Ari Putra Maulana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Metahumaniora dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Metahumaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.
Pernyataan Privasi
Semua informasi yang diberikan kepada Jurnal Metahumaniora akan digunakan sebatas kepentingan jurnal sebagaimana dicantumkan dalam laman Jurnal Metahumaniora dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Penulis dan editor akan saling menjaga privasi satu sama lain guna menghindari segala bentuk pelanggaran hak cipta, seperti duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Naskah artikel ini adalah asli karya penulis yang belum pernah dipublikasikan di jurnal (media) manapun. Dalam naskah artikel penulis harus mengutip (sitasi) tulisan yang dimuat dalam jurnal Metahumaniora. Jika terdapat duplikasi penerbitan, naskah akan dicabut/dihapus oleh dewan redaksi










