Memetakan Potensi dan Hambatan Pariwisata di Desa Citengah, Kabupaten Sumedang
Abstrak
Pariwisata perdesaan sering dipandang sebagai jalur penguatan ekonomi lokal, tetapi manfaatnya bergantung pada tata kelola dan kapasitas kelembagaan setempat. Desa Citengah di Kabupaten Sumedang memiliki beragam daya tarik wisata alam dan budaya, namun sebagian besar dimiliki perseorangan dan pengelolaannya belum terkoordinasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memetakan potensi, hambatan, dan kebutuhan pengembangan pariwisata desa pada semester pertama pendampingan Kelompok Penggiat Pariwisata. Metode yang digunakan adalah konsultasi dan mediasi berbasis pendampingan partisipatif, dengan pengumpulan data melalui diskusi kelompok terarah, survei lapangan, diskusi dengan pengelola destinasi, dan dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif-tematik. Hasil menunjukkan empat temuan. Pertama, kepemilikan objek wisata terfragmentasi. Kedua, Curug Gorobog berada dalam kewenangan bersama Perum Perhutani, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat, dan pemerintah desa, tetapi belum memiliki tim manajemen khusus. Ketiga, koordinasi antarpemangku kepentingan perlu diperkuat. Keempat, destinasi yang telah dikelola aktif masih membutuhkan peningkatan fasilitas, promosi digital, serta paket wisata edukatif dan berkemah. Pembahasan menunjukkan bahwa tantangan utama bersifat kelembagaan, bukan kekurangan daya tarik. Simpulannya, pendampingan tahun pertama diarahkan pada fasilitasi mediasi antarpemangku kepentingan dan penyusunan proposal proyek percontohan wisata edukasi. Karena data masih terbatas pada tahap awal, dampak terhadap kesejahteraan warga belum dapat dinilai.Diterbitkan
2026-10-19
Cara Mengutip
FINALIA, C., Gantrisia, K., Ratnasari, D., Ekawati, D., Cansrina, G., & Wulandari, R. A. (2026). Memetakan Potensi dan Hambatan Pariwisata di Desa Citengah, Kabupaten Sumedang. Midang, 4(3). https://doi.org/10.24198/midang.v4i3.64130
Terbitan
Bagian
Artikel
Copyright & Licensing
Hak Cipta (c) 2026 CICU FINALIA, Kamelia Gantrisia, Dewi Ratnasari, Dian Ekawati, Genita Cansrina, Rima Ayu Wulandari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








