MAKNA GRAMATIKAL MORFEM NOL PADA KONJUGASI VERBA KELOMPOK PERTAMA DALAM KALA KINI : KAJIAN MODEL ANALISIS POSISI MINIMALIS

https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i2.53738

Penulis

  • Gilang Januarsyah Universitas Padjadjaran
  • Nany Ismail Universitas Padjadjaran
  • Philippe Grange La Rochelle University

Kata Kunci:

Informasi Gramatikal, Morfem Nol, Konjugasi Verba, Bahasa Perancis, Morfofonemik

Abstrak

Artikel ini berjudul “Makna Gramatikal Morfem Nol pada Konjugasi Verba Kelompok Pertama dalam Kala Kini : Kajian Model Analisis Posisi Minimalis”. Tujuan ditulisnya artikel ini adalah untuk mengetahui informasi gramatikal yang terkandung dalam morfem nol pada konjugasi verba bahasa Perancis kala présent ‘kini’ saat dilakukan analisis secara paradigmatis dengan konjugasi verba kala passé ‘lampau’ imparfait. Dalam artikel ini, digunakan verba kelompok pertama sebagai objek penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan morfofonemis. Teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat dari Mahsun (2013) digunakan sebagai metode pencarian data. Kemudian teknik padan referensial dan transional serta agih bagi unsur terkecil dari Sudaryanto (2015) digunakan dalam metode analisis data. Dalam penyajian hasil data analisis, digunakan metode informal dan formal dari Mahsun (2013). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Konsep double articulation ‘artikulasi ganda’ dari Martinet dalam François (1968); (2) Fonetik dan fonologi dari Zemmour (2008); (3) Morfologi dari Zemmour (2008); (4) Morfem nol dari Touratier (2002), Léon dan Bhatt (2005), Verhaar (2012), dan; (5) Morfofonemik dari Touratier (2002) dan Prawirasumantri (1986). Simpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah ditemukannya empat informasi gramatikal pada morfem nol dalam konjugasi verba bahasa Perancis kala présent ‘kini’ setelah dilakukan perbandingan dengan konjugasi verba kala passé ‘lampau’ imparfait.

Referensi

Alekseeva, M., Myachykov, A. & Shtyrov, Y. (2022). Inflectional zero morphology – Linguistic myth or neurocognitive reality?. Frontiers in Psychology,13.https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1015435.

Claude, H. (2002). Halte à la mort des langues. Paris: Odile Jacob.

François, F. (1968). “La Description Linguistique”, “La Première Articulation”. Paris: Gallimard.

Gleason, H.A. (1969). Introduction à la linguistiques. Terjemahan F. Dubois-Charlier. Paris: Larousse.

Léon, P. & Bhatt, P. (2005). Structure du Français Moderne. Toronto : Canadian Scholars’ Press Inc.

Mahsun. (2013). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: Rajawali Pres.

Martinet, A. (1967). Eléments de Linguistique Générale.Paris : Collin.

Prawirasumantri. (1986). Kajian Morfologi Kata Sifat dan Kata Bilangan Bahasa Sunda. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Rey, A. (2013). Le Petit Robert Micro. Paris: X-MEDIA.

Schane, S. (1966). The Morphophonemics Of The French Verb. Language, 42, 746. https://doi.org/10.2307/411830.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Touratier, C. (2002). Morphologie et Morphématique Analyse en morphèmes.Aix-en-Provence: Publications de l’Université de Provence.

Verhaar, J.M.W. (2012). Asas-Asas Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Zemmour, D. (2008). Initiation à la Linguistique. Paris : Nathan Université.

Diterbitkan

2024-09-05

Cara Mengutip

Januarsyah, G., Ismail, N., & Grange, P. (2024). MAKNA GRAMATIKAL MORFEM NOL PADA KONJUGASI VERBA KELOMPOK PERTAMA DALAM KALA KINI : KAJIAN MODEL ANALISIS POSISI MINIMALIS. Metahumaniora, 14(2), 153–161. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i2.53738