PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN PERTANIAN BERBASIS LINGKUNGAN DAN KEARIFAN LOKAL DI DESA SINDULANG KABUPATEN SUMEDANG

https://doi.org/10.24198/midang.v4i1.63990

Penulis

Kata Kunci:

pemberdayaan; masyarakat; pengelolaan pertanian; Desa Sindulang; kearifan lokal lingkungan

Abstrak

Topik pengabdian kepada masyarakat ini berjudul : Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Pertanian di Desa Sindulang Kabupaten Sumedang yang berbasis pada prinsip kelestarian lingkungan dan kearifan lokal masyarakat. Latar belakang pengabdian ini didasarkan pada pentingnya sistem pertanian berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada keseimbangan ekologi dan keberlanjutan sosial budaya. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang berdesain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan petani dan tokoh masyarakat, observasi lapangan terhadap praktik pertanian, dokumentasi, serta diskusi kelompok terarah (FGD). Analisis data dilakukan secara tematik yang mengacu pada model Miles dan Huberman mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengelolaan pertanian di Desa Sindulang Kabupaten Sumedang masih mempertahankan berbagai praktik kearifan lokal, seperti sistem gotong royong, pengelolaan lahan secara alami, pemanfaatan pengetahuan tradisional dalam penentuan waktu tanam, serta upaya menjaga kesuburan tanah dan kelestarian sumber air. Praktik-praktik tersebut terbukti berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan dan ketahanan sosial ekonomi masyarakat desa. Hasil kegiatan pengabdian  ini menyimpulkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pengelolaan pertanian merupakan strategi penting dalam mendukung pertanian berkelanjutan berbasis lingkungan.

Biografi Penulis

Agus Nero Sofyan, Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran

Prodi Sastra Indonesia Pembina Utama Muda

R. Yudi Permadi, FIB Unpad

Saya Yudi permadi, dosen Prodi Indonesia yang aktif dalam tridarma, termasuk menulis berbagai artikel PKM.

Referensi

Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Sage.

Kristianti, Srijaya & Titasari (2024) merujuk Sanghyang Siksa Kandang Karesian sebagai sumber kajian tentang teknologi pertanian tradisional dalam masyarakat Sunda Kuno.

Krueger, R. A., & Casey, M. A. (2015). Focus Groups: A Practical Guide for Applied Research (5th ed.). Sage.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods ourcebook (3rd ed.). Sage.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.

Mulyono, L. (2014). Fungsi, Manfaat dan Kegunaan Greenhouse. Diakses 27 Desember

2018, dari http://www.uvplastik99.com.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications (6th ed.). Sage. Tautan Profil Desa Sindulang Tahun 2024: http://bit.ly/40E0uB7.

Diterbitkan

2026-03-09

Cara Mengutip

Sofyan, A. N., & Permadi, R. Y. (2026). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN PERTANIAN BERBASIS LINGKUNGAN DAN KEARIFAN LOKAL DI DESA SINDULANG KABUPATEN SUMEDANG. Midang, 4(1), 27–37. https://doi.org/10.24198/midang.v4i1.63990

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.