PENGUATAN LITERASI KEBENCANAAN MELALUI PROGRAM SIPANDAI PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstrak
Literasi kebencanaan pada anak usia sekolah dasar menjadi aspek penting dalam upaya pengurangan risiko bencana, terutama di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan gempa bumi yang tinggi. Namun, pemahaman siswa mengenai langkah mitigasi dan penyelamatan diri saat terjadi bencana masih perlu diperkuat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan dan kesiapsiagaan siswa melalui Program Siswa Peduli dan Tanggap Bencana Indonesia. Program dilaksanakan di Sekolah Dasar Swasta Rancakasumba Kota Bandung dengan melibatkan 28 siswa kelas IV. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi edukasi, sosialisasi interaktif, simulasi tanggap gempa, serta evaluasi melalui observasi dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami penyebab gempa bumi, mengenali langkah-langkah mitigasi, serta mempraktikkan tindakan penyelamatan diri saat simulasi berlangsung. Partisipasi aktif peserta selama diskusi, kuis, dan simulasi juga menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana sejak dini. Selain memberikan manfaat bagi siswa, kegiatan ini memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan kebencanaan berbasis masyarakat. Dengan demikian, Program Siswa Peduli dan Tanggap Bencana Indonesia terbukti efektif sebagai media edukasi untuk memperkuat literasi kebencanaan dan kesiapsiagaan siswa sekolah dasar dalam menghadapi risiko gempa bumi.Diterbitkan
2026-07-01
Cara Mengutip
Yuliani, R., & Rizki, D. P. (2026). PENGUATAN LITERASI KEBENCANAAN MELALUI PROGRAM SIPANDAI PADA SISWA SEKOLAH DASAR. Midang, 4(2), 38–47. https://doi.org/10.24198/midang.v4i2.64039
Terbitan
Bagian
Artikel
Copyright & Licensing
Hak Cipta (c) 2026 Rostika Yuliani, Dyah Pitaloka

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






